Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Reksadana Saham adalah Apa? Ini Pengertiannya

Kompas.com - 29/03/2024, 21:06 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Reksadana cocok bagi investor dengan modal terbatas dan tak memiliki banyak waktu untuk menghitung risiko atas investasi yang dilakukan.

Di Indonesia, ada beberapa jenis investasi reksadana, salah satunya rekasadana saham.

Untuk diketahui, reksadana adalah tempat untuk menghimpun dana dari pemodal atau investor, yang akan diinvestasikan oleh Manajer Investasi ke beberapa instrumen investasi seperti obligasi, saham, atau deposito.

Sesuai dengan namanya, reksadana saham adalah jenis reksadana yang menginvestasikan minimal 80 persen dana ke dalam bentuk efek bersifat ekuitas atau saham.

Alokasi dana dari reksadana saham juga dapat diinvestasikan masing-masing 20 persen ke dalam bentuk surat utang dan pasar uang.

Baca juga: Apa Itu Reksadana Saham? Pahami Pengertiannya

Sifat reksadana saham

Reksadana saham mempunyai sifat dan pergerakan yang mirip dengan saham, yakni bisa naik dan turun dalam waktu yang cepat.

Meski begitu, dalam jangka waktu lama, reksadana saham berpotensi tumbuh lebih tinggi dibandingkan jenis produk reksadana lainnya.

Dikarenakan pergerakannya yang cepat, risiko instrumen investasi ini lebih tinggi dibandingkan reksadana pasar uang.

Baca juga: Reksadana adalah Apa? Ini Pengertian dan Jenisnya

Dalam hal potensi keuntungan modal, reksadana saham memiliki potensi tingkat pengembalian juga paling tinggi atau dikenal dengan istilah high risk high return.

Mengingat sifatnya reksadana saham tersebut, maka instrumen investasi ini cocok untuk investor dengan profil risiko tinggi atau agresif.

Investasi reksadana saham cocok bagi investor yang mempunyai tujuan keungan jangka panjang, lebih dari 5 tahun, seperti untuk biaya pendidikan anak, liburan, atau lainnya.

Itulah informasi seputar apa itu pengertian reksadana saham dan sifatnya. Sebagai investor, pastikan lakukan pembelian produk reksadana pada penyedia jasa keuangan yang resmi berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Baca juga: Investasi Reksadana Bisa Rugi, Apa Sebabnya?

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Whats New
Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Whats New
Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Whats New
Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Whats New
Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Whats New
Simak Daftar 10 'Smart City' Teratas di Dunia

Simak Daftar 10 "Smart City" Teratas di Dunia

Whats New
Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com