Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kopi Tuku Buka Kedai "Pop-up" Pertamanya di Korsel

Kompas.com - 18/04/2024, 13:00 WIB
Elsa Catriana,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Toko Kopi Tuku membuka gerai kopi sementara atau kedai kopi pop-up pertamanya di Gangnam, Seoul, Korea Selatan. Kedai kopi pop-up tersebut dibuka pada 25 Maret 2024—10 Mei 2024.

Tujuan Toko Kopi Tuku membuka kedai kopi pop-up ini adalah untuk mengeksplorasi peluang ekspansi bisnis di Korea Selatan untuk produk kopi dan peralatan penyeduhannya.

Dengan adanya kedai kopi pop-up tersebut, Toko Kopi Tuku dapat melihat antusiasme konsumen dan mempelajari perilaku konsumen.

Baca juga: Manisnya Bisnis Pie Kopi Khas Aceh Selama Libur Lebaran

Selain itu, Toko Kopi Tuku bisa memperoleh informasi pasar di Korea Selatan dan membangun jaringan komunitas setempat untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya kopi Indonesia di Korea Selatan.

Korea Selatan dipilih sebagai tujuan ekspansi dikarenakan kecintaan masyarakat Korea Selatan terhadap budaya minum kopi.

“Hadirnya kedai kopi pop-up ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha untuk mengetahui dan memperoleh informasi pasar suatu produk, dalam hal ini produk kopi. Pelaku usaha juga dapat berinteraksi secara langsung dan menangkap keinginan konsumen,” jelas Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Seoul Zelda Wulan Kartika dalam siaran persnya Kamis (18/4/2024).

Baca juga: Cerita Koperasi Rimba Lestari di Gununghalu, Produksi Kopi dengan Energi Terbarukan

Sementara itu, Atase Perdagangan Seoul Eko Prilianto Sudrajat juga menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dilakukan Toko Kopi Tuku. Ia mengatakan, pembukaan kedai kopi pop-up sejalan dengan program Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan ekspor produk Indonesia ke Korea Selatan.

“Kementerian Perdagangan terus mendukung upaya yang dilakukan pelaku usaha dengan membuka kedai pop-up seperti ini maupun dalam bentuk lainnya untuk mengekspor produk Indonesia di Korea Selatan,” ujar Eko.

CEO & Founder Toko Kopi Tuku, Andanu Prasetyo menjelaskan, pada kedai kopi pop-up Toko Kopi Tuku tidak hanya menghadirkan produk kopi, tetapi juga membawa keberagaman biji kopi dan gula aren lokal Indonesia yang merupakan andalan Toko Kopi Tuku.

Baca juga: Transformasi Budaya Kopi Tiongkok

Toko Kopi Tuku di Seoul tidak hanya menghadirkan menu es Kopi Susu Tetangga dan Tetangga Blend, tetapi juga menjual produk-produk lain. Seperti gula aren yang merupakan hasil kolaborasi dengan salah satu produsen gula aren yaitu Beragam Toko Kopi Tuku yang juga menjual biji kopi dari beberapa daerah di Indonesia.

Untuk sajian minuman coklat, Toko Kopi Tuku berkolaborasi dengan produsen cokelat Pipiltin Cocoa yang telah menjadi mitranya sejak lama.

“Kolaborasi tersebut semakin menegaskan komitmen Toko Kopi Tuku untuk selalu memberikan inovasi dan rasa terbaik kepada seluruh penggemar Toko Kopi Tuku,” urai Andanu.

Baca juga: Daftar 7 Kopi Kekinian dengan Gerai Terbanyak di Asia Tenggara

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Investasi ORI atau SBR? Ini Perbedaannya

Investasi ORI atau SBR? Ini Perbedaannya

Work Smart
Rincian Harga Emas Antam Senin 27 Mei 2024, Naik Rp 2.000 Per Gram

Rincian Harga Emas Antam Senin 27 Mei 2024, Naik Rp 2.000 Per Gram

Spend Smart
IHSG Menghijau, Rupiah Melemah ke Level Rp 16.026

IHSG Menghijau, Rupiah Melemah ke Level Rp 16.026

Whats New
Produsen Elektronik Sebut Aturan Permendag 8/2024 Bisa Bikin RI Kebanjiran Produk Impor

Produsen Elektronik Sebut Aturan Permendag 8/2024 Bisa Bikin RI Kebanjiran Produk Impor

Whats New
Ajinomoto Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Syaratnya

Ajinomoto Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Syaratnya

Work Smart
Harga Bahan Pokok Senin 27 Mei 2024, Harga Ikan Tongkol dan Ikan Kembung Naik

Harga Bahan Pokok Senin 27 Mei 2024, Harga Ikan Tongkol dan Ikan Kembung Naik

Whats New
Transisi Jadi BUS, BTN Syariah Perkuat Fondasi Bisnis

Transisi Jadi BUS, BTN Syariah Perkuat Fondasi Bisnis

Whats New
Tak Cukup dengan Penurunan Kemiskinan Ekstrem

Tak Cukup dengan Penurunan Kemiskinan Ekstrem

Whats New
IHSG Diperkirakan Sentuh 'All Time High' Hari Ini, Berikut Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diperkirakan Sentuh "All Time High" Hari Ini, Berikut Rekomendasi Sahamnya

Earn Smart
Kemenhub Bahas Tarif LRT Jabodebek Pekan Ini, Promo Bakal Berlanjut?

Kemenhub Bahas Tarif LRT Jabodebek Pekan Ini, Promo Bakal Berlanjut?

Whats New
Blibli Hadirkan Promo Kosmetik dan 'Skincare', Ada 'Cashback' 100 Persen

Blibli Hadirkan Promo Kosmetik dan "Skincare", Ada "Cashback" 100 Persen

Spend Smart
[POPULER MONEY] Cara Cek Sertifikat Tanah secara Online | Penjelasan Super Air Jet soal Pesawat Keluar Landasan

[POPULER MONEY] Cara Cek Sertifikat Tanah secara Online | Penjelasan Super Air Jet soal Pesawat Keluar Landasan

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Tak Lebih dari 6,25 Persen hingga Akhir 2024

Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Tak Lebih dari 6,25 Persen hingga Akhir 2024

Whats New
Pasar Obligasi Melemah pada April 2024, Bagaimana Potensinya ke Depan?

Pasar Obligasi Melemah pada April 2024, Bagaimana Potensinya ke Depan?

Earn Smart
Penjelasan Lengkap BPJS Kesehatan soal Ikang Fawzi Antre Layanan Berjam-jam

Penjelasan Lengkap BPJS Kesehatan soal Ikang Fawzi Antre Layanan Berjam-jam

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com