Soal Lockdown, Ini Kata Luhut

Kompas.com - 17/03/2020, 05:06 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan konfrensi video menjawab pertanyaan awak media melalui akun Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Senin (16/3/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan konfrensi video menjawab pertanyaan awak media melalui akun Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Senin (16/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan,  Pemerintah masih belum berpikir mengenai penerapan lockdown atau karantina wilayah dalam menghadapi penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Mengenai lockdown, saya kira kita belum terpikir ke situlah. Setiap negara punya masalahnya sendiri-sendiri. Kita masih pada posisi melihat mana yang bisa kita kontrol," ujarnya melalui konfrensi video akun Youtube resmi Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Imbauan Presiden Joko Widodo saat ini kepada masyarakat, untuk bekerja, belajar, dan ibadah dari rumah dianggap sudah tepat. Sekaligus membatasi interaksi sosial dengan bertatap muka langsung (distancing social).

Baca juga: Anies Pertimbangkan Jakarta Lockdown, Penyewa Mal Keberatan

"Seperti belajar dari rumah, ini sekarang kita teleconference tidak banyak bertemu orang di kantor lagi. Saya pikir pengurangan itu sudah bagus. Kemudian, saya lihat kesadaran teman-teman semua di BUMN, di Kementerian Perhubungan, di Kemenko Maritim dan semua jajaran kami di sini itu juga sudah sangat baik," jelasnya.

Luhut menyebut, penerapan sistem kerja menggunakan komunikasi video berbasis teknologi (teleconference) ini bisa dilakukan seterusnya.

"Untuk ke depan ini, artinya dengan melakukan pertemuan seperti ini lebih efisien, tidak perlu travelling, apalagi makin bagus teknologinya," katanya.

Baca juga: Cegah Virus Corona di Kantor, 5 Hal Ini Dapat Dilakukan HRD

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X