Luhut: Bank Dunia Mengapresiasi Pengelolaan Utang Indonesia

Kompas.com - 19/06/2020, 20:51 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers saat Coffee Morning di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Humas Kemenko Maritim dan InvestasiMenko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers saat Coffee Morning di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah berbincang secara virtualnya dengan Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Victoria Kwakwa.

Dalam komunikasi tersebut, Luhut sempat membahas soal utang Indonesia. Menurut dia, Bank Dunia justru mengapresiasi pengelolaan utang Indonesia.

"Jadi kalau ada yang berpikir soal utang kita berlebihan, mereka Bank (Dunia) mengapresiasi (pengelolaan utang Indonesia). Kita masih sangat prudent dan hati hati," katanya ketika ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Baca juga: Wamenkeu: Kami Janji Utang Dipakai Seefisien Mungkin, Tidak untuk Foya-foya

Bank Dunia kata dia, juga memuji Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang dinilai berhasil menjaga level utang Indonesia tetap tak berlebihan.

"Jadi, dianggap Ibu Ani Menteri Keuangan melakukan perhitungan sangat cermat," ujarnya.

Tak hanya itu, Luhut juga menyebut Bank Dunia juga memuji kinerja pemerintah dalam menjalankan program selama menghadapi situasi pandemi virus corona (Covid-19).

Baca juga: Januari-Mei 2020, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 360,7 Triliun

"Kita dengan Ibu Victoria kita jelaskan perkembangan di sini dan dia didampingi sama Wakil World Bank di Jakarta. Dia mengatakan melihat kita sangat leading, program kita disebut sangat komprehensif and we love it," kata dia.

Dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya, lanjut Luhut, Indonesia termasuk negara yang paling baik menurut kacamata Bank Dunia.

Mantan Komandan Khusus Satgas Tempur Kopassus ini mengatakan, Bank Dunia tidak memberikan usulan apapun kepada Pemerintah Indonesia meski ada di tengah resesi ekonomi.

Baca juga: Erick Thohir Tunjuk Rizal Mallarangeng Jadi Komisaris Telkom



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X