Ini Cara Kerja dan Risiko Produk Pasar Modal Dengan Return Pasti

Kompas.com - 23/06/2020, 13:00 WIB
ilustrasi investasi FREEPIK/JCOMPilustrasi investasi

Risiko Obligasi

Ada 3 risiko utama dari instrumen berbasis surat hutang adalah fluktuasi harga, risiko likuiditas dan risiko gagal bayar.

Jika dijual sebelum jatuh tempo, harga obligasi dapat sama, lebih tinggi, atau lebih rendah dibandingkan nominal pada saat jatuh tempo. Inilah yang dimaksud dengan risiko fluktuasi harga.

Sebagaimana penjelasan pada bagian awal, faktor suku bunga merupakan penyebab fluktuasi harga. Pada prakteknya, obligasi dengan jangka waktu yang panjang cenderung lebih sensitif dengan perubahan bunga.

Baca juga: MIND ID Terbitkan Obligasi Global Senilai 2,5 Miliar Dollar AS

SUN memiliki jatuh tempo lebih panjang dibandingkan obligasi korporasi sehingga harganya juga bisa sangat berfluktuasi. Penurunan harga 10 hingga 15 persen pada kondisi ekstrem seperti ketika puncak COVID-19 kemarin atau suku bunga sedang naik berturut-turut, bukan kejadian yang aneh pada SUN.

Investor yang umumnya berpikir bahwa SUN itu aman cenderung kaget ketika pertama kali mengalami fluktuasi harga tersebut. Meski demikian, jika dipegang hingga jatuh tempo, harga obligasi akan kembali ke nominalnya.

Untuk obligasi, ada kalanya ketika investor ingin menjual, ternyata tidak ada yang mau beli. Ini yang dimaksud dengan risiko likuiditas.

Permintaan yang relatif minim ini umumnya terjadi pada obligasi korporasi. Hal ini bukan lantaran obligasi korporasi tidak baik, tapi memang transaksi obligasi Indonesia umumnya lebih banyak terjadi pada obligasi pemerintah.

Sementara obligasi korporasi cenderung dipegang hingga jatuh tempo sehingga jarang terjadi transaksi. Hal ini juga merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi risiko tersebut, yaitu dengan berkomitmen memegangnya hingga jatuh tempo sejak dibeli pertama kali.

Yang paling ditakutkan dari investasi obligasi adalah penerbitnya tidak mampu membayar kupon dan atau pokok pada waktu jatuh temponya. Ini yang dimaksud dengan risiko gagal bayar.

Obligasi negara atau SUN pasti aman karena dijamin oleh negara. Jadi risiko gagal bayar ini hanya terdapat di obligasi korporasi. Dan karena itu juga, biasanya obligasi korporasi menawarkan tingkat suku bunga yang lebih tinggi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menaker Tekankan 3 Aspek Perlindungan Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

Menaker Tekankan 3 Aspek Perlindungan Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

Whats New
 Sukses Kembangkan Eatlah, Charina Prinandita Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Sukses Kembangkan Eatlah, Charina Prinandita Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Whats New
BI Catat Transaksi Uang Elektronik Melonjak 42 Persen, Apa Pendorongnya?

BI Catat Transaksi Uang Elektronik Melonjak 42 Persen, Apa Pendorongnya?

Whats New
IHSG Bakal Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bakal Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Ada Antrean Panjang Pencairan BPUM, Ini Kata Kemenkop UKM

Ada Antrean Panjang Pencairan BPUM, Ini Kata Kemenkop UKM

Whats New
Mau Cari Tambahan THR? Coba Berburu Saham yang Tebar Dividen Ini

Mau Cari Tambahan THR? Coba Berburu Saham yang Tebar Dividen Ini

Earn Smart
Cair H-10 Lebaran, Ini Besaran THR yang Diterima PNS

Cair H-10 Lebaran, Ini Besaran THR yang Diterima PNS

Whats New
Indonesia Ekspor Cysteine ke Amerika Serikat Senilai 800.000 Dollar AS

Indonesia Ekspor Cysteine ke Amerika Serikat Senilai 800.000 Dollar AS

Whats New
Deretan Anak Muda Indonesia yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia

Deretan Anak Muda Indonesia yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia

Work Smart
Begini Cara Jadi Wanita Mandiri secara Finansial

Begini Cara Jadi Wanita Mandiri secara Finansial

Work Smart
[POPULER MONEY] Penjelasan Sandiaga soal Tempat Wisata Dibuka tetapi Mudik Dilarang | Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

[POPULER MONEY] Penjelasan Sandiaga soal Tempat Wisata Dibuka tetapi Mudik Dilarang | Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

Whats New
Grab Masuk Emtek, Ini Rencana Pengembangan Bisnisnya

Grab Masuk Emtek, Ini Rencana Pengembangan Bisnisnya

Whats New
Kompaknya Luhut dan Sandiaga Sambut Investasi UEA Rp 7 Triliun di Aceh

Kompaknya Luhut dan Sandiaga Sambut Investasi UEA Rp 7 Triliun di Aceh

Whats New
Pimpin Perusahaan Ventura di Usia Muda, Dua Pemuda Ini Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Pimpin Perusahaan Ventura di Usia Muda, Dua Pemuda Ini Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Work Smart
Cek Peluang CPNS Ikatan Dinas, Ini 10 Sekolah Favorit dan Sepi Peminat

Cek Peluang CPNS Ikatan Dinas, Ini 10 Sekolah Favorit dan Sepi Peminat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X