Dapat Penempatan Uang Negara, BTN Bakal Ekspansi Kredit

Kompas.com - 26/06/2020, 16:32 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyatakan bakal memaksimalkan ekspansi pada sektor pembiayaan perumahan hingga 3 kali lipat dari penempatan uang negara di perseroan.

Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan sesuai dengan bisnis intinya, perseroan akan memaksimalkan penggunaan dana tersebut untuk mendukung sektor perumahan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan kepada BTN. Insya Allah penempatan dana tahap satu sekitar Rp 5 triliun dan kami berkomitmen gross ekspansi akan mencapai 3 kali dari jumlah tersebut,” jelas Pahala dalam keterangannya, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: Percepat Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Tempatkan Rp 30 Triliun di 4 Bank BUMN

Menurut Pahala, sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi, KPR non subsidi, dan kredit konstruksi akan menjadi motor utama dalam mendorong ekspansi tersebut.

Pahala menjelaskan, penempatan dana negara ini juga akan melanjutkan daftar panjang kepercayaan pemerintah kepada BTN. Terbaru, perseroan memperoleh stimulus bantuan Subsidi Selisih Bunga (SSB) untuk 146.000 unit rumah guna mendorong pembiayaan perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah.

Dari stimulus tersebut, setidaknya nilai kredit yang dapat disalurkan mencapai sekitar Rp 18 triliun sampai dengan Rp 20 triliun hingga akhir tahun 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BTN, imbuh Pahala, berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam memulihkan kondisi perekonomian nasional. Dengan membangun sektor perumahan sedikitnya ada sekitar 170 industri turunan yang ikut bergeliat.

“Mulai dari industri bahan bangunan, kebutuhan rumah tangga, hingga peralatan elektronik akan bergeliat karena terbangunnya sektor perumahan,” terang Pahala.

Baca juga: 4 Bank BUMN Dapat Rp 30 Triliun dari Pemerintah, IHSG dan Rupiah Menguat

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, penempatan uang negara pada bank-bank milik pemerintah akan menjadi pelengkap dari berbagai instrumen yang telah diberikan dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Direktur Organisasi Pangan PBB Sebut 2 Persen Kekayaan Elon Musk Bisa Selesaikan Masalah Kelaparan Dunia

Direktur Organisasi Pangan PBB Sebut 2 Persen Kekayaan Elon Musk Bisa Selesaikan Masalah Kelaparan Dunia

Whats New
Tingkat Imbalan Lelang Sukuk Negara pada 2 November 2021

Tingkat Imbalan Lelang Sukuk Negara pada 2 November 2021

Rilis
Pemerintah Kantongi Rp 8 Triliun dari Hasil Lelang Surat Utang Negara

Pemerintah Kantongi Rp 8 Triliun dari Hasil Lelang Surat Utang Negara

Rilis
Ekonomi Dipatok Tumbuh 4 Persen, Sri Mulyani: Proyeksi IMF dan OECD Terlalu Rendah

Ekonomi Dipatok Tumbuh 4 Persen, Sri Mulyani: Proyeksi IMF dan OECD Terlalu Rendah

Whats New
Pengertian Profit Taking, Cut Loss, dan Stop Loss Pada Investasi Saham

Pengertian Profit Taking, Cut Loss, dan Stop Loss Pada Investasi Saham

Spend Smart
Gojek Luncurkan 3 Layanan Terbaru, Apa Saja?

Gojek Luncurkan 3 Layanan Terbaru, Apa Saja?

Whats New
Gojek Targetkan Pakai 5.000 Unit Motor Listrik Untuk Semua Layanan

Gojek Targetkan Pakai 5.000 Unit Motor Listrik Untuk Semua Layanan

Whats New
BI: Biaya Transfer Rp 2.500 Berlaku Mulai Minggu Kedua Desember 2021

BI: Biaya Transfer Rp 2.500 Berlaku Mulai Minggu Kedua Desember 2021

Whats New
Penerima Subsidi Gaji Ditambah 1,6 Juta, Simak Cara Mengeceknya

Penerima Subsidi Gaji Ditambah 1,6 Juta, Simak Cara Mengeceknya

Whats New
Rupiah dan IHSG Melemah Pada Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Melemah Pada Sesi I Perdagangan

Whats New
Cara Membayar Tagihan Shopee Paylater dan Batas Waktu Pembayarannya

Cara Membayar Tagihan Shopee Paylater dan Batas Waktu Pembayarannya

Spend Smart
Bakal IPO, Mitratel Tawarkan 29,85 Persen Saham ke Publik

Bakal IPO, Mitratel Tawarkan 29,85 Persen Saham ke Publik

Whats New
Ada Dugaan Kecurangan Seleksi CPNS, Menteri Tjahjo Pastikan Peserta Didiskualifikasi

Ada Dugaan Kecurangan Seleksi CPNS, Menteri Tjahjo Pastikan Peserta Didiskualifikasi

Whats New
Waspadai Inflasi Dunia, Sri Mulyani: Disrupsi Lebih Panjang dari Perkiraan...

Waspadai Inflasi Dunia, Sri Mulyani: Disrupsi Lebih Panjang dari Perkiraan...

Whats New
BRI Cetak Pertumbuhan Laba 34,7 Persen di Kuartal III Tahun 2021

BRI Cetak Pertumbuhan Laba 34,7 Persen di Kuartal III Tahun 2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.