Akhir Kasasi Sengketa Merek Eiger...

Kompas.com - 09/07/2020, 16:17 WIB
CEO PT Eigerindo MPI Ronny Lukito bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengecek produksi alat pelindung diri (APD), belum lama ini. Dok EIGER ADVENTURECEO PT Eigerindo MPI Ronny Lukito bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengecek produksi alat pelindung diri (APD), belum lama ini.

JAKARTA, KOMPAS.com -  Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi sengketa penggunaan merek Eiger pada jenis produk kaos kaki dan ikat pinggang, dari Budiman Tjoh (BT) sebagai penggugat.

Menanggapi hal itu, Legal Manager PT Eigerindo Multi Produk Industri (MPI) Handi Amijaya mengatakan, penolakan kasasi tersebut membuat CEO Eigerindo MPI Ronny Lukito memegang hak merek dagang Eiger, termasuk untuk produk kaos kaki dan ikat pinggang.

"Majelis Hakim juga memerintahkan Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk melaksanakan pembatalan merek Eiger atas nama Budiman Tjoh," ujar Handi dalam keterangan tertulis, Kamis, Jakarta (9/7/2020).

Baca juga: Erick Thohir: Saya Lihat Vaksin Corona Belum Bisa Ditemukan dalam Waktu Singkat

Hendi menjelaskan, selama ini Eigerindo MPI tidak dapat menggunakan merek Eiger pada dua produk, yaitu kaos kaki dan ikat pinggang. Hal ini disebabkan pihak Budiman Tjoh telah mendaftarkan Eiger sebagai merek kaos kaki dan ikat pinggang.

Pada sidang gugatan atas penggunaan merek Eiger di Oktober 2019, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan gugatan dimenangkan Ronny Lukito.

Namun, pada November 2019, pihak Budiman Tjoh kembali mengajukan permohonan kasasi ke MA yang disusul dengan kontra-memori kasasi dari Eigerindo MPI.

 Baca juga: Agar Transaksi Tetap Aman Selama PSBB Transisi, Bagaimana Caranya?

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X