UMKM Masuk Ekosistem Digital, Pengajuan Pinjaman Hanya Butuh Waktu 15 Menit

Kompas.com - 17/07/2020, 17:40 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjadi pembicara dalan webinar virtual Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Kaltim Periode Mei 2020, Jakarta, Jumat (10/7/2020). Dokumentasi Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjadi pembicara dalan webinar virtual Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Kaltim Periode Mei 2020, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, masuknya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM) ke dalam ekosistem digital akan semakin memudahkan proses pengajuan pinjaman modal di perbankan.

Pasalnya, telah terdatanya UMKM ke dalam sistem tersebut sehingga memudahkan perbankan untuk menyalurkan pinjaman modal. Apalagi prosesnya hanya membutuhkan waktu 15 menit dari pengajuan hingga persetujuan.

"Program ini akan menyeleraskan program mitra UMKM kepada ekosistem digital berbasis nasabah yang dimiliki Himbara. Keselarasan data ini akan memudahkan dan mempercepat proses pengajuan dan persetujuan kredit UMKM hanya dalam waktu 15 menit," katanya dalam acara launching Digital Kredit UMKM (DigiKu) secara virtual, Jumat (17/7/2020).

Baca juga: Luhut: Penyerapan Permodalan UMKM Masih Rendah

Luhut menyebut, terdapat 1 juta UMKM telah masuk dalam ekosistem digital dengan total pinjaman senilai Rp 4,2 triliun yang akan disalurkan. Menurutnya, fasilitas pinjaman tersebut bisa bertambah. 

Terkait dengan penyaluran pinjaman tersebut, pemerintah bersama Himpunan Bank Negara (Himbara) meluncurkan program Digital Kredit UMKM (DigiKu) ini.

"Program DigiKu sekali lagi menjadi sebuah bukti nyata keberpihakan Himbara kepada pelaku UMKM. Kita semua berharap, dengan diluncurkan program ini UMKM di seluruh pelosok negeri dapat merasakan manfaatnya," ujarnya.

Sementara dalam acara yang sama, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki memastikan adanya DigiKu akan mendukung peningkatan digitalisasi UMKM.

"Saya kira DigiKu akan sangat mendukung program digitalisasi UMKM. Kita tahu evaluasi bisnis ekonomi digital di tahun 2025 bisa mencapai 135 miliar dollar AS. Jadi ini besar sekali. Dan saat ini yang UMKM bisa bertahan bahkan tumbuh adalah UMKM yang sudah terhubung ke sistem digital," ucap Teten.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X