Cairkan JHT, Peserta BPJS Ketenagakerjaan Masih Bisa Dapat Subsidi Gaji

Kompas.com - 06/09/2020, 18:33 WIB
Ilustrasi gaji, rupiah KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi gaji, rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek memastikan calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) atau subsidi gaji, yang mengklaim Jaminan Hari Tua (JHT) mulai 1 Juli hingga September 2020, masih berhak menerima bantuan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto saat ditanya Kompas.com terkait adanya layanan pesan singkat atau short message service (SMS) dari BP Jamsostek kepada calon penerima subsidi gaji.

"Masih berhak menerima BSU karena per bulan Juni status kepesertaannya mereka masih aktif," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (6/9/2020).

Baca juga: Pemerintah Diminta Menata Transportasi Umum di Daerah

Agus mengatakan, BP Jamsostek memang mengirimkan informasi melalui SMS dan email kepada peserta iuran badan tersebut.

Pesannya menyatakan bahwa bila peserta yang sudah tidak bekerja lagi di perusahaan yang terdaftar, namun status kepesertaan masih aktif hingga Juni 2020, maka masih berhak menerima bantuan subsidi gaji.

"Oleh karena itu, BP Jamsostek berinisiatif mengirimkan informasi tersebut kepada masing-masing peserta via SMS dan email, agar mereka melakukan registrasi nomor rekening bank dan data lainnya agar mereka bisa menerima bantuan subsidi upah tersebut," kata Agus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Subsidi Gaji, BPJS Ketenagakerjaan Kirim Link Registrasi via SMS

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah selesai melakukan pendataan kembali terhadap 3 juta data calon penerima subsidi gaji/upah tahap II.

Dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No.14 Tahun 2020 disebutkan, persyaratan pekerja yang dapat menerima subsidi gaji/upah.

Meliputi WNI berstatus sebagai pekerja penerima upah, tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan di bawah Rp 5 juta, dan memiliki rekening yang aktif.

Sementara, jumlah subsidi gaji/upah tahap I yang telah berhasil disalurkan ke penerima sebanyak 2.310.974 atau mencapai 92,44 persen dari total 2,5 juta penerima.

Baca juga: Menhub Sebut Kendaraan Otonom Wajah Baru Transportasi RI, Apa Itu?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] 10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia | Menteri PPN Akui Jadi Dalang Pemotongan Anggaran MPR

[POPULER MONEY] 10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia | Menteri PPN Akui Jadi Dalang Pemotongan Anggaran MPR

Whats New
Pemerintah Tak Jadi Terapkan PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru

Pemerintah Tak Jadi Terapkan PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru

Whats New
Menkop UKM: Solo Technopark Bisa Jadi Silicon Valley Indonesia

Menkop UKM: Solo Technopark Bisa Jadi Silicon Valley Indonesia

Whats New
Yakin Krakatau Steel Tak Bangkrut, Komisaris KSI Tantang Erick Thohir Taruhan Rp 1 Miliar

Yakin Krakatau Steel Tak Bangkrut, Komisaris KSI Tantang Erick Thohir Taruhan Rp 1 Miliar

Whats New
Ini Rata-rata Upah Pekerja Lulusan SMA di Indonesia

Ini Rata-rata Upah Pekerja Lulusan SMA di Indonesia

Work Smart
Jadi Dirut Baru PLN, Ini Daftar 'PR' Darmawan Prasodjo

Jadi Dirut Baru PLN, Ini Daftar "PR" Darmawan Prasodjo

Whats New
10 Daerah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Indonesia

10 Daerah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Indonesia

Whats New
Cegah Omicron, AP I Perketat Pintu Masuk Internasional di Bandara Bali dan Manado

Cegah Omicron, AP I Perketat Pintu Masuk Internasional di Bandara Bali dan Manado

Rilis
Apa Itu Safe Guard Label SIBV yang Didapat KAI Dua Kali?

Apa Itu Safe Guard Label SIBV yang Didapat KAI Dua Kali?

Whats New
BCA Beri Dukungan ke Peserta Festival Kopi Indonesia di Rusia

BCA Beri Dukungan ke Peserta Festival Kopi Indonesia di Rusia

Rilis
Antam Raup Laba Rp 1,71 Triliun, Ini Respon DPR

Antam Raup Laba Rp 1,71 Triliun, Ini Respon DPR

Whats New
Resmikan 2 Fasilitas Baru di Solo Technopark, Gibran Yakin Akan Bawa Dampak Besar

Resmikan 2 Fasilitas Baru di Solo Technopark, Gibran Yakin Akan Bawa Dampak Besar

Rilis
Utang Tembus 40 Persen dari PDB, Kemenkeu: Jangan Khawatir, Aman...

Utang Tembus 40 Persen dari PDB, Kemenkeu: Jangan Khawatir, Aman...

Whats New
AP I Catat Pergerakan Penumpang Pesawat Naik 16,7 Persen di November 2021

AP I Catat Pergerakan Penumpang Pesawat Naik 16,7 Persen di November 2021

Rilis
Imbas Ekonomi Lesu, Kekayaan Jack Ma dkk Merosot Rp 1.036 Triliun

Imbas Ekonomi Lesu, Kekayaan Jack Ma dkk Merosot Rp 1.036 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.