Ada Pandemi, Waskita Karya Optimistis Kinerja Masih Positif

Kompas.com - 07/09/2020, 15:53 WIB
Kondisi di Gerbang Tol Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (2/6/2018). Ruas Tol Pejagan-Pemalang ini dimiliki oleh Waskita Karya. MAULANA MAHARDHIKAKondisi di Gerbang Tol Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (2/6/2018). Ruas Tol Pejagan-Pemalang ini dimiliki oleh Waskita Karya.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melaporkan per 30 Juni 2020 pendapatan usaha sebesar Rp 8,04 triliun.

Meskipun mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pendapatan usaha Waskita merupakan yang tertinggi apabila dibandingkan dengan tiga BUMN konstruksi lainnya.

Adapun Laba Sebelum Beban Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA) sebesar Rp 1,2 triliun.

Baca juga: Semester I 2020, Waskita Karya Raih Pendapatan Usaha Rp 8,04 Triliun

“Dari sisi operasional, Waskita membuktikan tetap dapat mempertahankan profitabilitas di tengah pandemi", jelas Director of Finance Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2020).

Meskipun meraih pendapatan usaha tertinggi dan juga EBITDA positif, Waskita juga mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 1,1 triliun. Taufik menjelaskan, kerugian tersebut disebabkan beban bunga investasi jalan tol yang besar.

"Siklus bisnis jalan tol itu memang di awal masa operasi akan mencatatkan loss (rugi), karena Lalu Lintas Harian Rata-Ratanya (LHR) masih rendah dan bunga pinjaman mulai dibebankan. Selain upaya peningkatan realisasi LHR, strategi divestasi ruas tol yang sudah beroperasi kepada investor merupakan upaya yang sedang dilakukan agar beban keuangan menurun," jelas Taufik.

Seperti diketahui, Waskita memegang kepemilikan atas 16 ruas jalan tol dengan total investasi Rp 150 triliun dan saat ini dalam proses divestasi beberapa ruas tol kepada investor, antara lain ruas Bekasi-Cawang- Kampung Melayu, Cibitung-Cilincing, serta ruas Trans Jawa yaitu Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang.

Baca juga: Pefindo Beri Peringkat BBB+ untuk Obligasi Waskita Karya

Pada 31 Agustus 2020, anak perusahaan Waskita Karya di bidang jalan tol yaitu PT Waskita Toll Road (WTR) telah melakukan penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) untuk pelepasan 30 persen kepemilikan pada ruas Bekasi-Cawang-Kampung Melayu dengan nilai transaksi Rp 550 miliar.

"Kami targetkan finalisasi transaksi di September atau Oktober tahun ini," ujar Taufik.

Taufik menjelaskan, apabila seluruh program divestasi tol tahun ini berjalan lancar, Waskita diperkirakan akan dapat mengurangi utang sekitar Rp 20 triliun hingga Rp 21 triliun.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X