Pengusaha: Tingginya Biaya Tenaga Kerja Tidak Diimbangi Produktivitas

Kompas.com - 09/10/2020, 17:33 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani di Jakarta, Kamis (23/1/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANAKetua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan bahwa para pengusaha prihatin dengan tingginya biaya tenaga kerja di Indonesia yang tidak berbanding lurus dengan produktivitas.

"Salah satu yang menjadi keprihatinan atau juga perhatian kita semua adalah tingginya biaya tenaga kerja yang tidak diimbangi dengan produktivitas yang memadai," ujarnya ketika memberi sambutan dalam webinar virtual, Jumat (9/10/2020).

Menurut dia, para pengusaha pun kerap mengeluhkan hal tersebut.

"Ini yang membuat keluhan dari hampir semua pelaku usaha bahwa mereka tidak mungkin untuk bisa melakukan pembukaan lapangan kerja seperti apa yang diharapkan oleh kita semua," ungkapnya.

Baca juga: Pengusaha Heran Mahasiswa Demo: Mereka Kan Butuh Kerja!

"Inilah yang menjadi keprihatinan kita bersama di saat kita juga melihat angkatan kerja kita ternyata 57 persen adalah tamatan SMP ke bawah," tambah dia.

Di sisi lain, Apindo juga melihat dari pencapaian pemasukan investasi yang dilakukan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang terus menurun.

"Kalau kita melihat dari catatan BKPM, terjadi juga penyusutan yang luar biasa dari penanaman modal asing maupun juga penanaman modal dalam negeri yang membuktikan bahwa investasi yang masuk kebanyakan adalah padat modal," ujarnya.

Oleh sebab itu, dia mengharapkan usulan dari pelaku usaha lainnya untuk menyelesaikan masalah kualitas pekerja.

"Tentunya kita berharap, lapangan kerja yang muncul adalah memang melakukan kerja yang berkualitas. Untuk mencapai lapangan kerja yang berkualitas ini tentunya masukan dari dunia usaha juga harus diperhatikan," katanya.

Baca juga: Dalam UU Cipta Kerja Pesangon Dipangkas, Pengusaha: Masih Lebih Tinggi Dibanding Thailand hingga Malaysia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Whats New
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

Rilis
Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Whats New
Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Whats New
Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Whats New
Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Whats New
Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Whats New
Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Whats New
IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

Whats New
Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Rilis
Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Work Smart
Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Whats New
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X