[POPULER MONEY] Alasan Presiden Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi | Sri Mulyani Jawab Kritik Lonjakan Utang

Kompas.com - 25/11/2020, 06:31 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020). BPMI SetpresMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo yang meminta agar jatah libur akhir tahun dan pengganti cuti Idul Fitri pada bulan Desember mendatang dikurangi.

Berita tersebut menjadi yang terpopuler atau paling banyak dibaca di kanal Money Kompas.com pada Selasa (24/11/2020).

Selain itu, beberapa berita juga masuk dalam daftar 5 berita terpopuler. Apa saja? berikut daftarnya:

1. Menurut Sri Mulyani, Ini Alasan Presiden Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi

Presiden Joko Widodo meminta agar jatah libur akhir tahun dan pengganti cuti Idul Fitri pada bulan Desember mendatang dikurangi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun mengungkapkan alasan permintaan Presiden Jokowi tersebut.

Baca juga: Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Dia mengatakan, bila hari libur terlampau panjang, bisa memicu kenaikan kasus covid-19 sehingga aktivitas ekonomi yang mulai meningkat bisa kembali melemah.

Ia menjelaskan, dalam kondisi normal hari libur biasanya mendorong aktivitas masyarakat untuk saling berinteraksi sehingga terjadi konsumsi. Sementara libur panjang di masa pandemi, justru bisa meningkatkan kasus covid-19 namun tidak membuat ekonomi membaik.

Baca berita selengkapnya di sini.

 

2. Salip Bill Gates, Elon Musk Jadi Orang Terkaya Kedua di Dunia

Pundi-pundi kekayaan CEO Tesla, Elon Musk, terus melejit seiring dengan keberlanjutan penguatan saham produsen mobil listrik itu.

Bahkan, Elon kini telah menyalip Founder Microsoft, Bill Gates, dari posisi orang terkaya kedua sedunia.

Dikutip dari Fortune, Selasa (24/11/2020), kekayaan pria berusia 49 tahun itu meroket 7,2 miliar dollar AS menjadi 127,9 miliar dollar atau setara Rp 1.803 triliun (asumsi kurs Rp 14.100 per dollar AS).

Jika dilihat dari awal tahun 2020, pundi-pundi kekayaan Elon telah bertambah sekitar 100,3 miliar dollar AS hingga saat ini.

Apa yang membuat kekayaan Elon Musk melonjak? baca berita selengkapnya di sini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X