Bukalapak Kini Punya Fitur Bayar di Tempat

Kompas.com - 04/12/2020, 21:21 WIB
Ilustrasi Bukalapak. KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma PertiwiIlustrasi Bukalapak.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyambut momen Hari Belanja Nasional (Harbolnas) bulan ini, Bukalapak meluncurkan layanan pengiriman barang BukaExpress serta fitur pembayaran Bayar di Tempat ( COD).

Director of Payment, Fintech, Virtual Products, and Logistics Bukalapak Victor Lesmana menjelaskan untuk Fitur BukaExpress ini, Bukalapak telah bekerja sama dengan sejumlah kurir. 

Bukalapak menyebut, ada jaminan uang kembali 100 persen, jika pengguna tidak menerima barang lebih dari periode waktu yang telah ditentukan.

“Melalui layanan ini, kami berharap bisa menjadi solusi pemenuhan kebutuhan masyarakat yang dinamis," ujarnya mengutip siaran persnya, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Produk Ekspor RI yang Dilepas Jokowi, Ada Cerutu hingga Cengkeh

Dia menambahkan, pengguna BukaExpress bisa mendapatkan voucher gratis ongkir hingga Rp 50.000.

Sedangkan untuk fitur COD, lanjut dia, Bukalapak menambah opsi, serta solusi metode pembayaran bagi masyarakat yang belum memiliki rekening bank serta akses ke sistem pembayaran online.

Pengguna Bukalapak yang memilih COD dapat membayar barang pesanannya secara tunai dan langsung kepada kurir ketika pesanan diterima.

"Kami berharap BukaExpress serta fitur COD yang memang sudah lama dinantikan oleh para pengguna Bukalapak, bisa menambah antusiasme mereka dalam menyambut Harbolnas, karena kini siapa saja bisa berbelanja dengan metode pembayaran yang aman dan mudah, dengan opsi pengiriman barang yang dapat diandalkan,” kata dia.

Baca juga: Mendag Agus Berharap Pembiayaan Ekspor Dapat Bantu UKM Naik Kelas



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Whats New
Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

Rilis
Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Work Smart
Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Rilis
Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Rilis
Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Whats New
Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Whats New
Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Whats New
Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Whats New
Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Whats New
Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Whats New
OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Whats New
Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Earn Smart
Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X