Tingkat Pengangguran Menurun, Namun AS Hanya Serap 245.000 Tenaga Kerja Pada November

Kompas.com - 06/12/2020, 09:09 WIB
Ilustrasi pengangguran shutterstock.comIlustrasi pengangguran

NEW, YORK, KOMPAS.com - Tingkat penyerapan tenaga kerja di Amerika Serikat sangat lamban, dan diperkirakan butuh waktu 40 bulan untuk mengembalikan pasar tenaga kerja pulih dari dampak pandemi Covid-19.

Dilansir dari CNN, Minggu (6/12/2020) Biro Statisktik Ketenagakerjaan AS melaporkan, perekonomian Negeri Paman Sam secara bulanan hanya menambah 245.000 pekerjaan pada bulan November.

Jumlah tersebut merosot 224.000 bila dibandingkan proyeksi para ekonom. Selain itu, jumlah tersebut jauh lebih rendah dari realisasi pada Oktober lalu yang mencapai 610.000 pekerjaan.

Baca juga: Jumlah Pengangguran Meningkat, 778.000 Penduduk AS Minta Tunjangan ke Pemerintah

Tingkat pengangguran di Amerika Serikat menurun dari 6,7 persen pada bulan November menurun dari bulan Oktober lalu yang sebanyak 6,9 persen.

Namun hal itu terjadi lantaran lebih banyak orang yang tak lagi diperhotungkan sebagai tenaga kerja di bulan November. Jumlah orang yang tidak diperhitungkan sebagai tenaga kerja mencapai 3,9 juta orang lantaran mereka dinilai menghindar dari mencari kerja akibat pandemi.

Selama delapan bulan Covid-19 membuat perekonomian di AS nyaris terhenti, dan sempat mengalami perbaikan pada bulan-bulan musim panas. Proses pemulihan ekonomi di AS nampaknya kian kehilangan daya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hal itu menginfirmasi kita masih berada di tengah krisis ekonomi dan pekerjaan terburuk dalam sejaran moderen," jelas Presiden terpilih Joe Biden.

Jumlah pekerjaan di AS masih merosot 9,8 juta bila dibandingkan periode Februari lalu, ketika masa krisis baru dimulai.

Baca juga: Jokowi: Indonesia Dihadapkan pada Besarnya Pengangguran, Harus Bergerak Cepat

Jumlah tersebut lebih besar bila dibandingkan periode resesi besar. Bila proses penyerapan tenaga kerja masih sama seperti saat ini, diperkirakan masih butuh waktu hingga Maret 2024 untuk membuat pasar tenaga kerja kembali pulih ke masa sebelum pandemi.

Sektor ritel yang sempat pulih ketika musim panas mencatatkan penurunan jumlah pekerjaan sebanyak 35.000 lantaran sektor usaha tersebut hanya merekrut sebagian kecil pekerja musiman untuk masa libur akhir tahun.



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Limit Kartu Kredit Petinggi Pertamina Rp 30 Miliar | Polri Buka 1.035 Formasi CPNS

[POPULER MONEY] Limit Kartu Kredit Petinggi Pertamina Rp 30 Miliar | Polri Buka 1.035 Formasi CPNS

Whats New
Profil Adelin Lis, Pengusaha Kayu Buronan Kakap Kasus Pembalakan Liar

Profil Adelin Lis, Pengusaha Kayu Buronan Kakap Kasus Pembalakan Liar

Whats New
Komisi VII DPR Sarankan Investigasi Menyeluruh Terkait Kebakaran Kilang, Bukan Asal Pecat

Komisi VII DPR Sarankan Investigasi Menyeluruh Terkait Kebakaran Kilang, Bukan Asal Pecat

Rilis
Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

Work Smart
Cara Cek BPJS Kesehatan: Tagihan hingga Tarif Terbaru

Cara Cek BPJS Kesehatan: Tagihan hingga Tarif Terbaru

Whats New
Call Center BPJS Kesehatan Terbaru, Bisa Diakses 24 Jam

Call Center BPJS Kesehatan Terbaru, Bisa Diakses 24 Jam

Work Smart
APSD Gandeng Ritase Dorong Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

APSD Gandeng Ritase Dorong Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

Whats New
Waspada, Ini Ciri-Ciri Entitas Kripto Bodong

Waspada, Ini Ciri-Ciri Entitas Kripto Bodong

Whats New
Animo Masyarakat Terhadap Aset Kripto Naik 50 Persen Hingga Akhir Mei 2021

Animo Masyarakat Terhadap Aset Kripto Naik 50 Persen Hingga Akhir Mei 2021

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Danau Kelimutu | Pesona Kuil Shinto 1000 Torii | Menjelajah Kota Alexandria

[TREN WISATA KOMPASIANA] Danau Kelimutu | Pesona Kuil Shinto 1000 Torii | Menjelajah Kota Alexandria

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Ide Datang di Kamar Mandi | Mengapa Berpikir Logis Itu Penting?

[KURASI KOMPASIANA] Ide Datang di Kamar Mandi | Mengapa Berpikir Logis Itu Penting?

Rilis
Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2021

Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2021

Spend Smart
Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Work Smart
[TREN HUMANIORA KOMPASIANA] Anak adalah Point of References | Gapyear: Stigma, Doa, dan Cerita

[TREN HUMANIORA KOMPASIANA] Anak adalah Point of References | Gapyear: Stigma, Doa, dan Cerita

Rilis
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Bank KB Bukopin yang Baru

Ini Susunan Direksi dan Komisaris Bank KB Bukopin yang Baru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X