Ini Tarif Rapid Test Antigen di 7 Bandara Indonesia

Kompas.com - 18/12/2020, 06:49 WIB
Ilustrasi tes Covid-19, tes antigen SHUTTERSTOCK/CryptographerIlustrasi tes Covid-19, tes antigen

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) menyediakan layanan tes Covid-19 dengan metode Polymerase Chain Raction (PCR) dan rapid test antigen di beberapa bandara yang dikelolanya.

Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung penerbangan sehat pada masa liburan Natal dan Tahun Baru 2021. 

“Layanan ini diharapkan dapat mempermudah dan mendukung calon penumpang pesawat udara untuk menerapkan penerbangan yang sehat dan aman," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: KAI Daop 1 Belum Wajibkan Penumpang Tunjukkan Hasil Rapid Test Antigen

Faik menambahkan, terdapat dua bandara yang dikelola perseroannya yang menyediakan layanan test PCR, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Untuk biaya test PCR di Bandara Makassar seharga Rp 900.000 yang hasil tesnya dapat diperoleh maksimal 48 jam.

Sementara itu, ada tujuh bandara AP I yang terdapat layanan rapid test antigen.

Ketujuh bandara tersebut yakni sebagai berikut:

1. Bandara I Gusti Ngurah Bali dengan biaya sebesar Rp 170.000 dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam. Layanan rapid test antigen di bandara ini buka sejak pukul 07.00-22.00 WITA.

2. Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan biaya sebesar Rp 170.000 dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam.

3. Bandara Internasional Yogyakarta dengan biaya sebesar Rp 170.000 dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebih dari 90 Persen Aliran Listrik di NTT Kembali Tersambung Usai Diterjang Badai

Lebih dari 90 Persen Aliran Listrik di NTT Kembali Tersambung Usai Diterjang Badai

Whats New
Anak-Anak Dikhawatirkan Bisa Jangkau Rokok karena Harga Turun

Anak-Anak Dikhawatirkan Bisa Jangkau Rokok karena Harga Turun

Whats New
Direktur Shopee: Produk UMKM Lokal Enggak Kalah dari Produk Luar Negeri

Direktur Shopee: Produk UMKM Lokal Enggak Kalah dari Produk Luar Negeri

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Baik dan Buruk Overthinking, Bagaimana Memilih dan Memilahnya?

[KURASI KOMPASIANA] Baik dan Buruk Overthinking, Bagaimana Memilih dan Memilahnya?

Rilis
Dukung Keberlangsungan Bank Digital, Ini Fokus Bank Neo

Dukung Keberlangsungan Bank Digital, Ini Fokus Bank Neo

Whats New
Awas Hangus, Peserta Kartu Prakerja Gelombang 15 Segera Beli Pelatihan Sebelum 23 April

Awas Hangus, Peserta Kartu Prakerja Gelombang 15 Segera Beli Pelatihan Sebelum 23 April

Whats New
Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Selama 2 Hari

Puluhan Ribu Buruh Bakal Demo Selama 2 Hari

Whats New
Deposito Nasabah Rp 20 Miliar Hilang, Ini Respons Bank Mega Syariah

Deposito Nasabah Rp 20 Miliar Hilang, Ini Respons Bank Mega Syariah

Whats New
Tingkatkan Brand Awareness, SiCepat Gandeng Citilink

Tingkatkan Brand Awareness, SiCepat Gandeng Citilink

Whats New
Cuan di Tengah Pandemi, Toko Bahan Kue asal Malang Ini Mampu Jual Ribuan Produk

Cuan di Tengah Pandemi, Toko Bahan Kue asal Malang Ini Mampu Jual Ribuan Produk

Earn Smart
Teten Masduki: UMKM Digital Produktif Kunci Pemulihan Ekonomi

Teten Masduki: UMKM Digital Produktif Kunci Pemulihan Ekonomi

Whats New
Erick Thohir Terbitkan Peraturan Baru, Aset BUMN Kini Bisa Dijual ke LPI

Erick Thohir Terbitkan Peraturan Baru, Aset BUMN Kini Bisa Dijual ke LPI

Whats New
AEON Mall Sentul City Terjual Rp 1,9 Triliun

AEON Mall Sentul City Terjual Rp 1,9 Triliun

Whats New
KTNA: Pupuk Subsidi Program Lintas Kementerian, Bukan Urusan Kementan Saja

KTNA: Pupuk Subsidi Program Lintas Kementerian, Bukan Urusan Kementan Saja

Rilis
Rabu Besok, KSPI Bakal Demo di Gedung MK hingga Kantor Gubernur Terkait UU Cipta Kerja

Rabu Besok, KSPI Bakal Demo di Gedung MK hingga Kantor Gubernur Terkait UU Cipta Kerja

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X