Elon Musk Sebut Tesla Tak Lagi Terima Pembayaran dengan Bitcoin

Kompas.com - 14/05/2021, 06:15 WIB
CEO Tesla & SpaceX, Elon Musk businessinsider.comCEO Tesla & SpaceX, Elon Musk
Penulis Mutia Fauzia
|

NEW YORK, KOMPAS.com - CEO Tesla Elon Musk mengatakan, perusahaan produsen mobil listrik tersebut tak lagi menerima bitcoin sebagai salah satu alat transaksi atas pembelian mobil.

Ia beralasan, penggunaan bahan bakar fosil untuk transaksi dan penambangan bitcoin melonjak pesat. Sebab, proses penambangan bitcoin membutuhkan komputer dengan daya atau sumber energi yang tinggi. Salah satu sumber energi atau listrik yang digunakan pun berbahan bakar batu bara yang memiliki emisi paling parah ketimbang bahan bakar lain.

"Mata uang kripto adalah ide yang bagus di banyak level, dan kami percaya ia memiliki masa depan yang cerah. Namun, hal ini tidak berarti harus merugikan lingkungan," ujar ia seperti dikutip dari akun Twitter-nya, @elonmusk, Jumat (14/5/2021).

Baca juga: Harga Bitcoin Jatuh Terseret Saham Tesla

"Tesla tidak akan menjual bitcoin (yang mereka miliki) dan kami akan menggunakannya kembali untuk transaksi bila terjadi perubahan proses penambangan yang lebih berkelanjutan," lanjut dia.

Musk pun mengatakan, saat ini pihaknya juga tengah mencari mata uang kripto lain yang menggunakan 1 persen dari energi yang dibutuhkan bitcoin per transaksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir dari CNN, harga bitcoin merosot 12 persen setelah tweet Musk tersebut. Harga bitcoin tertekan di kisaran 49.300 dollar AS per keping pada perdagangan kemarin.

Harga aset kripto lain, seperti ethereum juga merosot hingga 14 persen, sedangkan dogecoin terperosok hingga mendekati 20 persen.

Baca juga: Kalahkan Jeff Bezos, Elon Musk Menangkan Kontrak Bangun Roket dari NASA

Pada Februari lalu, perusahaan baru saja mengumumkan bakal menerima bitcoin sebagai alat pembayaran mobil. Perusahaan juga telah menginvestasikan dana sebesar 1,5 miliar dollar AS dalam bentuk bitcoin.

Meski perusahaan sudah menjual sekitar 272 juta dollar AS aset digital tersebut. Dilansir dari CNBC, keuntungan yang didapatkan perusahaan dari penjualan bitcoin pun sebesar 101 juta dollar AS dan memberikan dampak positif terhadap laba usaha Tesla.

Selain Tesla, beberapa perusahaan dan investor besar pun mulai menerima bitcoin, baik sebagai salah satu instrumen investasi maupun diversifikasi aset perusahaan, hingga sebagai alat transaksi untuk beberapa perusahaan jasa pembayaran seperti Mastercard.

 Baca juga: Harga Dogecoin Merosot 30 Persen dalam Sehari, Gara-gara Elon Musk?



Sumber CNN,CNBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.