Imbas Pandemi, Sriwijaya Air Disebut Rumahkan Karyawan dan Tawarkan Resign

Kompas.com - 24/05/2021, 18:41 WIB
Pesawat Sriwijaya Air diabadikan saat tinggal landas meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (26/5/2013). TRIBUNNEWS/ DANY PERMANAPesawat Sriwijaya Air diabadikan saat tinggal landas meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (26/5/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan sangat terpukul dengan kondisi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Setelah Garuda Indonesia menawarkan pensiun dini, kali ini Sriwijaya Air merumahkan dan menawarkan opsi pengunduran diri (resign) kepada karyawannya.

Hal itu diketahui dari sebuah dokumen internal memo Sriwijaya Air yang diperoleh Kompas.com, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Digugat Keluarga Korban Sriwijaya SJ 182, Ini Sejarah Buruk Autothrottle Boeing 737

Memo tersebut bertanggal 21 Mei 2021 yang ditandatangani oleh Direktur Sumber Daya Manusia Sriwijaya Air Anthony Raimond Tampubolon dan ditujukan kepada jajaran direksi dan komisaris Sriwijaya Air.

Dalam memo itu, manajemen Sriwijaya Air menyatakan kebijakan merumahkan dan menawarkan pengunduran diri menjadi langkah strategis untuk menyelamatkan perusahaan.

Kondisi perusahaan saat ini mengalami penurunan likuiditas seiring menurunnya operasional akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun dalam proses merumahkan karyawan, manajemen Sriwijaya Air menyatakan pihaknya berkomitmen memanggil kembali karyawan jika operasional pesawat sudah bertambah.

Namun, bagi karyawan yang sedang dirumahkan, baik pegawai tetap maupun pegawai dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), yang bermaksud mengundurkan diri, maka perusahaan memberikan kebijakan uang pisah.

Baca juga: 17 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta dari Jasa Raharja

Besaran uang pisah bergantung pada masa kerja karyawan. Terdiri dari karyawan dengan masa kerja lebih dari 1 tahun dan kurang dari 3 tahun diberikan uang pisah sebesar 1 bulan gaji.

Sedangkan bagi karyawan yang bekerja lebih dari 3 tahun dan di bawah 6 tahun diberikan uang pisah sebesar 2 bulan gaji.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.