Rudiyanto
Direktur Panin Asset Management

Direktur Panin Asset Management salah satu perusahaan Manajer Investasi pengelola reksa dana terkemuka di Indonesia. Wakil Ketua I Perkumpulan Wakil Manajer Investasi Indonesia periode 2019 - 2022. Penulis buku best seller reksa dana yang diterbitkan Gramedia Elexmedia. Buku Terbaru berjudul "Reksa Dana, Pahami, Nikmati!"

Jika GoTo Melantai di Bursa, Ini Dampaknya bagi Reksa Dana

Kompas.com - 02/06/2021, 10:21 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

1. Bank BCA (BBCA), Rp 781.6 T – 11,02 persen
2. Bank BRI (BBRI), Rp 494.5 T – 6,97 persen
3. Telkom (TLKM), Rp 316.9 T – 4,47 persen
4. Bank Mandiri (BMRI), Rp 285.2 T – 4.02%
5. Unilever (UNVR), Rp 228.9 T – 3,23 persen
6. Astra Internasional (ASII), Rp 222,6 T – 3.14 persen
7. Chandra Asri Petrochemical (TPIA), Rp 179.6 T – 2,53 persen
8. HM Sampoerna (HMSP), Rp 153.5 T – 2,16 persen
9. Bank Jago (ARTO), Rp 139.2 T – 1,96 persen
10. Elang Mahkota Teknologi (EMTK), Rp 137,0 T – 1,93 persen

Total 10 saham terbesar memiliki kapitalisasi pasar Rp 2.939 Triliun atau setara 41,4 persen. Total seluruh kapitalisasi pasar dari IHSG sendiri adalah Rp 7.096 Triliun.

Jika GoTo IPO

Baca juga: Jadi Presiden Grup GoTo, Ini Profil Patrick Cao

Dengan asumsi target valuasinya tercapai yaitu 35 miliar–40 miliar dollar AS atau setara Rp 498,75 triliun–Rp 570 triliun, hal ini akan menempatkan GoTo sebagai perusahaan dengan kapitalisasi terbesar kedua setelah Bank BCA.

Bahkan jika harganya naik signifikan paska IPO, bisa berpotensi membuat GoTo menyalip Bank BCA.

Peta kapitalisasi pasar dan bobot juga akan berubah karena masuknya saham GoTo. Dengan asumsi nilai tengah Rp 535 triliun (Rp 498,75 + 570 dibagi 2) dan nilai kapitalisasi pasar per akhir April 2021, maka total seluruh kapitalisasi pasar IHSG adalah Rp 7.096 Triliun + 535 triliun menjadi Rp 7.631 Triliun.

Perkiraan bobot untuk 10 saham kapitalisasi terbesar ditambah GoTo, dengan asumsi data April 2021 adalah sebagai berikut: 

1. Bank BCA (BBCA), Rp 781.6 T – 11.02% menjadi 10.24%
2. GoTo, Rp 535 T – 7.01%
3. Bank BRI (BBRI), Rp 494.5 T – 6.97% menjadi 6.48%
4. Telkom (TLKM), Rp 316.9 T – 4.47% menjadi 4.15%
5. Bank Mandiri (BMRI), Rp 285.2 T – 4.02% menjadi 3.73%
6. Unilever (UNVR), Rp 228.9 T – 3.23% menjadi 2.99%
7. Astra Internasional (ASII), Rp 222.6 T – 3.14% menjadi 2.91%
8. Chandra Asri Petrochemical (TPIA), Rp 179.6 T – 2.53% menjadi 2.35%
9. HM Sampoerna (HMSP), Rp 153.5 T – 2.16% menjadi 2.01%
10. Bank Jago (ARTO), Rp 139.2 T – 1.96% menjadi 1.82%
11. Elang Mahkota Teknologi (EMTK), Rp 137.0 T – 1.93% menjadi 1.79%

Dampak bagi reksa dana

Apakah dengan IPO GoTo akan membuat masyarakat berbondong-bondong membeli reksa dana? Rasanya tidak. Kemungkinan masyarakat akan membelinya langsung melalui aplikasi trading saham yang sekarang juga semakin mudah diakses.

Pengaruh IPO GoTo terhadap reksa dana adalah lebih daripada sisi pengelolaannya, terutama reksa dana yang alokasi di sahamnya besar seperti reksa dana saham dan reksa dana campuran.

Kinerja reksa dana yang berbasis saham umumnya dibandingkan dengan IHSG. Reksa dana sendiri juga merupakan sekumpulan portofolio yang terdiri atas saham-saham dengan bobot tertentu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.