Hingga Semester I 2021, Defisit APBN Tembus Rp 283,2 Triliun

Kompas.com - 21/07/2021, 18:53 WIB
Menkeu secara daring dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa (25/5/20w1) KemenkeuMenkeu secara daring dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa (25/5/20w1)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan, defisit APBN mencapai Rp 283,2 triliun hingga semester I 2021.

Defisit tersebut setara dengan 1,72 persen dari PDB, lebih tinggi dari defisit tahun lalu sebesar 1,67 persen dari PDB.

"Hingga semester I posisi Januari-Juni 2021, defisit APBN mencapai Rp 283,2 triliun tahun ini. Sesuai dengan UU APBN, target total defisit Rp 1.006,4 triliun atau 5,7 persen dari PDB," kata Sri Mulyani dalam konferensi APBN Kita, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: BUMN Disuntik APBN Rp 106 Triliun, Hutama Karya Dapat Paling Banyak

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengungkapkan, defisit anggaran terjadi lantaran belanja negara lebih besar dibanding pendapatan negara.

Meski, seluruh komponen pendapatan negara sudah berada pada zona hijau di semester I 2021.

Pendapatan Negara

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia (IAEI) ini menjelaskan, pendapatan negara sampai semester I 2021 mencapai 886,9 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angka ini tumbuh 9,1 persen atau 50,9 persen dari target APBN tahun 2021, sebesar Rp 1.743,6 triliun.

"Kalau dibanding tahun lalu, bulan Juni yang lalu bahkan mengalami kontraksi -9,7 persen, tahun ini tumbuh 9,7 persen. Ini rebound pembalikan yang kuat. Ini tercermin di semua (sektor) pendapatan," beber Sri Mulyani.

Penerimaan negara dari sisi pajak sudah mencapai 557,8 triliun atau 45,4 persen dari target UU APBN 2021 sebesar Rp 1.228,6 triliun.

Baca juga: Sah, Rp 106 Triliun Uang APBN untuk Suntik BUMN

Pajak tersebut meningkat 4,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu -12 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.