Syarat Indonesia Bebas dari Varian Delta, Sri Mulyani: Vaksin dan Prokes!

Kompas.com - 21/07/2021, 20:09 WIB
Menteri Keuangan, Sri Mulyani KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINMenteri Keuangan, Sri Mulyani

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, varian Delta di Tanah Air bisa menurun jika menerapkan disiplin protokol kesehatan dan mengakselerasi vaksinasi.

"Maka tantangan hanya bisa dijawab lewat prokes dan vaksinasi. Kita berharap suplai vaksin akan terus datang sehingga kita tidak harus memilih antara ekonomi VS ancaman kesehatan," kata Sri Mulyani dalam konferensi APBN Kita, Rabu (21/7/2021).

Bendahara Negara ini menyatakan, vaksinasi membuat daya tahan warga menjadi lebih kuat.

Baca juga: Aturan PPKM Level 4: WFH Tetap 100 Persen untuk Sektor Non-esensial

Hal ini terbukti ketika tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) di Inggris tetap stabil, karena negara itu sudah memvaksinasi 60 persen warganya. Dengan vaksin, kekebalan komunal (herd immunity) akan tercipta.

"Inggris persentase vaksin 60 persen (tapi) tidak bisa terhindar (dari varian Delta), namun tidak menimbulkan (kepenuhan) RS. Vaksin bisa memberikan ketahanan kepada masyarakat sehingga aktivitas bisa berjalan dan risiko bisa tetap dijaga," beber dia.

Sementara di Indonesia, jumlah warga yang mendapat vaksin masih minim. Padahal Presiden Joko Widodo mengarahkan untuk memberikan vaksin sebanyak 2-3 juta dosis per hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak bisa dipungkiri, varian ini menimbulkan tantangan bagi pemulihan ekonomi Indonesia, ketika tahun 2021 sudah digadang-gadang menjadi tahun pemulihan.

Akibat varian ini, tingkat kasus aktif RI bahkan melampaui tingkat kasus aktif di India saat negara itu berjuang melawan varian Delta.

"Varian ini menimbulkan kekhawatiran karena dampaknya terus berubah," ucap Sri Mulyani.

Baca juga: PPKM Darurat Berubah Jadi PPKM Level 3-4, Cek Syarat Terbaru Bepergian

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.