E-COMMERCE

Presiden Jokowi Harapkan UMKM Indonesia Jadi Bagian Rantai Pasok Global

Kompas.com - 17/08/2021, 18:04 WIB
Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR RI, Senin (16/8/2021) Tangkapan layar Youtube Sekretariat PresidenPresiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR RI, Senin (16/8/2021)

 

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan harapannya untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyaratan Rakyat (MPR), Senin (16/8/2021).

Pada kesempatan tersebut ia berharap pelaku UMKM Tanah Air dapat menjadi bagian dari rantai pasok global. Namun, menurutnya, hal tersebut hanya dapat tercapai apabila ada kolaborasi dari berbagai pihak.

“Peningkatan kelas pengusaga UMKM menjadi agenda utama. (Saat ini) berbagai kemudahan disiapkan untuk menumbuhkan UMKM, termasuk kemitraan strategis dengan perusahaan besar. Tujuannya, agar (UMKM) cepat masuk masuk rantai pasok global,” ujar Presiden Jokowi menurut rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (17/8/2021).

Selain itu, Presiden Jokowi pun menegaskan pentingnya peningkatan daya saing produk lokal untuk dapat memenangkan kompetisi di pasar global. Pemerintah, lanjut Presiden Jokowi, tengah mendorong UMKM untuk masuk dalam ekosistem ekonomi digital demi meningkatkan produktivitas.

Baca juga: Baru Capai 37 Persen, Luhut Minta Semua Pihak Fokus Kejar Target UMKM Go Digital

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Partisipasi UMKM dalam ekonomi digital, menurut Jokowi, penting untuk meningkatkan potensi masuk ke rantai pasok global.

“Tahun 2020, nilai transaksi perdagangan digital Indonesia mencapai lebih dari Rp 253 triliun. Nilai ini akan meningkat menjadi Rp 330,7 triliun pada 2021,” kata Jokowi.

Ia pun menyampaikan, digitalisasi UMKM saat ini berjalan cukup baik. Buktinya, UMKM yang masuk ke aplikasi perdagangan elektronik (e-commerce) dan lokapasar (marketplace) jumlahnya terus bertambah.

Sebagai informasi, pada Agustus 2021, sudah ada 14 juta pelaku UMKM yang sudah bergabung dengan aplikasi e-commerce.

Jumlah tersebut tak lepas dari dorongan untuk beradaptasi di tengah situasi pandemi Covid-19. Saat transaksi jual beli secara tatap muka tidak dapat dilakukan, aplikasi e-commerce menjadi solusi bagi UMKM.

Baca juga: Percepat UMKM Go Digital, Pemprov Jabar dan Shopee Bangun Shopee Center

Tak hanya itu, sejalan dengan target pemerintah untuk membuat UMKM go digital dan go global, perusahaan e-commerce pun memberikan dukungan dan program bagi mereka untuk masuk ke dalam ekosistem digital.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.