Kerap Ditanya Warga untuk Apa Bayar Pajak, Ini Jawaban Sri Mulyani

Kompas.com - 23/09/2021, 17:50 WIB
Ilustrasi pajak ThinkstockIlustrasi pajak

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjawab keluhan warga yang kesal karena semua barang dan jasa seolah terus dipajaki pemerintah.

Bendahara Negara mengungkapkan, semua pajak yang diambil dari masyarakat bertujuan untuk mengelola Indonesia.

Saat ini, pemerintah masih harus memberikan subsidi untuk elpiji 3 kilogram hingga listrik.

Baca juga: Penerimaan Pajak Tembus Rp 741,3 Triliun, Sri Mulyani: Konsumsi Mulai Membaik

"Sering masyarakat bertanya, 'Saya bayar pajak untuk apa?'. Ini seluruhnya untuk menjaga dan mengelola Indonesia bersama dengan seluruh anggaran yang kita miliki dan penerimaan yang sebagian juga berasal dari pajak yang dibayarkan," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita edisi Agustus 2021, Kamis (23/9/2021).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menuturkan, anggaran APBN yang didominasi oleh penerimaan pajak menjadi salah satu instrumen paling utama dalam penyaluran bansos selama pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, APBN bahkan tetap membayar iuran BPJS Kesehatan bagi warga tidak mampu di masa pandemi Covid-19. Jumlah yang digelontorkan mencapai Rp 30,7 triliun untuk 96,5 juta warga.

"Sehingga, kalaupun tidak terkena Covid-19 atau sakit yang lain, mereka masih gunakan fasilitas PBI. APBN memberikan dukungan penuh bagi biaya operasi kesehatan. Ini dirasakan hingga ke pelosok, karena untuk puskesmas, itu semua menggunakan APBN," ucap Sri Mulyani.

Selain itu, masyarakat masih banyak menikmati subsidi energi, yang meliputi subsidi BBM solar dan minyak tanah, subsidi tabung elpiji 3 kg, serta subsidi listrik untuk masyarakat tidak mampu.

Baca juga: Cara Bayar Pajak Online via E-billing

Dari sisi subsidi non-energi, warga menikmati subsidi bunga KUR untuk modal usaha dan subsidi bantuan uang muka (SBUM) untuk membeli rumah.

Sepanjang 2021, pemerintah sudah menyalurkan subsidi senilai Rp 84,1 triliun atau 76,1 persen terhadap pagu anggaran.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.