Utang Tembus 40 Persen dari PDB, Kemenkeu: Jangan Khawatir, Aman...

Kompas.com - 06/12/2021, 19:42 WIB
Ilustrasi utang ShutterstockIlustrasi utang

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan memastikan, rasio utang RI terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih aman.

Adapun jumlah utang pemerintah per akhir Oktober 2021 sebesar Rp 6.687,28 triliun. Utang ini meningkat dari sebelum pandemi yang berada di level 30 persen dari PDB.

Besarnya utang lantas mengerek defisit fiskal sebesar 6,1 persen terhadap PDB pada tahun 2020.

Baca juga: Pemerintah Kaji Dukungan Fiskal bagi Industri Hulu Migas

Pemerintah kemudian menargetkan defisit kembali ke level 3 persen pada tahun 2023.

"Setelah (utang) ini (naik), kita komitmen pada 2023 (mengembalikan) defisit 3 persen sehingga level utang sangat terjaga dan disiplin. Jadi jangan khawatir, utang kita aman," kata Febrio dalam webinar Presidensi G20 - Manfaat Bagi Indonesia dan Dunia di Jakarta, Senin (6/12/2021).

Febrio berujar, amannya utang Indonesia juga terlihat dari kenaikan jumlah utang.

Utang RI tercatat naik 10 persen, lebih tinggi dibanding negara lain yang kenaikannya mencapai 80-100 persen dari PDB.

Dia mencontohkan, rasio utang Argentina naik mencapai 50 persen dari PDB.

Baca juga: Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Rokok dan Mandeknya Reformasi Fiskal

Begitu juga China yang naik mencapai 40 persen. Pun hal serupa terjadi di Brazil yang menyebabkan negara itu mengalami krisis.

"Negara-negara maju rata-rata utangnya sudah di atas 80 persen, bahkan ada yg di atas 100 persen dari PDB, Indonesia hanya 30 persen. Kenaikan utang kita selama pandemi hanya 10 persen dari PDB," jelas Febrio.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.