Indonesia Kembali Calonkan Diri Jadi Anggota Dewan IMO 2022-2023

Kompas.com - 07/12/2021, 20:05 WIB
Delegasi Republik Indonesia pada Sidang Majelis ke-32 IMO dok. KemenhubDelegasi Republik Indonesia pada Sidang Majelis ke-32 IMO


JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesia kembali mencalonkan diri sebagai anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C periode 2022 – 2023.

Pencalonan tersebut diajukan pada salah satu agenda penting Sidang Majelis ke-32 IMO yang dimulai tanggal 6 hingga 15 Desember 2021. Rangkaian kegiatan tersebut telah dibuka oleh Sekretaris Jenderal IMO, Mr Kitack Lim secara virtual pada Senin (6/12/2021).

Adapun pemilihan anggota Dewan tersebut akan dilaksanakan pada hari ke-5 Sidang Majelis IMO yang jatuh pada hari Jumat tanggal 10 Desember 2021.

Baca juga: Sidang IMO MEPC ke-76 Alot, RI Mentahkan Usul Eropa soal Reduksi Emisi

Selain acara pemilihan anggota Dewan tersebut, pada Sidang Majelis IMO ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga dijadwalkan akan memberikan General Statement Indonesia pada hari kedua sidang.

Delegasi Republik Indonesia (Delri) dipimpin oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dengan Alternate 1 Duta Besar RI untuk Inggris Dr Desra Percaya, dan Alternate 2 Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Arif Toha.

Adapun anggota Delri yang turut bersidang terdiri dari perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritian dan Investasi, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, BASARNAS, BMKG, KNKT, Pushidrosal, BUMN dan Asosiasi.

Plt Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha menjelaskan, Majelis IMO merupakan lembaga tertinggi IMO yang terdiri dari seluruh anggota IMO berjumlah 175 negara dan 3 associate members yang bersidang setiap dua tahun sekali.

“Sidang ini memiliki peran sangat strategis bagi Indonesia karena selain mencalonkan kembali sebagai anggota Dewan IMO, Indonesia juga akan menyampaikan General Statement dan intervensi-intervensi pada sidang Majelis ke-32,” ujar Arif dalam keterangannya, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, Kemenhub Pastikan Operasional Penerbangan Normal

Ia menguraikan, agenda penting lainnya yang menjadi perhatian Indonesia dalam sidang ini yaitu Agenda 5 mengenai Amandemen Konvensi Internasional IMO atau Konstitusional IMO mengenai reformasi Dewan IMO.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.