Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Survei Litbang "Kompas": Bandung Jadi Kota Metropolitan dengan Indeks Literasi Ekonomi Digital Tertinggi

Kompas.com - 29/11/2022, 17:49 WIB
Elsa Catriana,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Litbang Kompas melalui surveinya yang bertajuk Indonesia Digital Economy Literacy Index 2022, memotret tren dan pertumbuhan literasi ekonomi digital di Kota dan Kabupaten di Tanah Air.

Dalam survei tersebut tercatat, bahwa Kota Bandung jadi kota metropolitan yang indeks literasi ekonomi digitalnya tertinggi sebesar 5,3, disusul oleh Kota Bekasi, Jakarta Selatan, Depok, dan Tanggerang Selatan.

Kemudian untuk kategori kota besar, Kota Malang jadi kota dengan indeks literasi ekonomi digitalnya tertinggi sebesar 4,95 disusul oleh Kota Balikpapan, Cimahi, Surakarta, dan Denpasar. Sementara dari sisi kategori kota sedang, Kota Yogyakarta menjadi kota yang literasi ekonomi digitalnya tertinggi sebesar 5,31 disusul oleh Madiun.

Baca juga: Beramai-ramai Mendorong UMKM Masuk Ekosistem Ekonomi Digital

"Berdasarkan survei tersebut kami melihat Kota Banda Aceh, Malang, dan Bandung berpotensi menjadi daerah yang maju secara digital sementara Tabanan masih perlu upaya ekstra untuk maju," ujar GM Litbang Kompas Ignasius Kristanto dalam bincang Indonesia Digital Economy Conference Langkah Tepat Wujudkan Target Transformasi Digital 2025, yang disiarkan oleh Lazada bersama Kompas, di Jakarta, Selasa (29/11/2022).

Dalam survei tersebut dipaparkan pula apa saja kekhawatiran masyarakat ketika menggunakan internet atau aplikasi digital.

Tercatat, mayoritas masyarakat khawatir menggunakan aplikasi digital lantaran takut tertipu oknum penjual. Kemudian ada juga yang khawatir tidak ada jaminan produk ketika membeli secara online dan kualitas barang tidak tahan lama.

Baca juga: Ekonom: Pemerintah Jangan Over Regulated terhadap Keuangan Digital


Sementara ketika disurvei tentang apa saja harapan masyarakat agar sering memanfaatkan digital dalam transaksi ekonomi, mayoritas (48,8 persen responden) menjawab mereka berharap diberi dukungan wifi untuk publik.

"Tak sedikit juga mereka berharap agar diadakan pelatiham terkait ilmu teknologi, informatika, dan komunikasi (TIK), adanya jaminan keamanan saat bertransaksi, hingga berharap infrastruktur jaringan bisa meningkat," paparnya.

Sebagai informasi survei yang diselenggarakan pada Mei-Oktober 2022 dilakukan menggunakan metode penelitian kualitif dan kuantitatif dengan melibatkan 1.200 responden yang berasal dari 9 kota dan 9 kabupaten.

Selain itu untuk anilisis data sekunder penilitan ini memakai 514 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Baca juga: Mendag Minta UMKM Ikuti Tren Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Survei: 69 Persen Perusahaan Indonesia Tak Rekrut Pegawai Baru untuk Hindari PHK

Survei: 69 Persen Perusahaan Indonesia Tak Rekrut Pegawai Baru untuk Hindari PHK

Work Smart
Heboh Loker KAI Dianggap Sulit, Berapa Sih Potensi Gajinya?

Heboh Loker KAI Dianggap Sulit, Berapa Sih Potensi Gajinya?

Whats New
Tantangan Menuju Kesetaraan Gender di Perusahaan pada Era Kartini Masa Kini

Tantangan Menuju Kesetaraan Gender di Perusahaan pada Era Kartini Masa Kini

Work Smart
Bantuan Pesantren dan Pendidikan Islam Kemenag Sudah Dibuka, Ini Daftarnya

Bantuan Pesantren dan Pendidikan Islam Kemenag Sudah Dibuka, Ini Daftarnya

Whats New
Tanggung Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, KAI Minta Bantuan Pemerintah

Tanggung Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, KAI Minta Bantuan Pemerintah

Whats New
Tiket Kereta Go Show adalah Apa? Ini Pengertian dan Cara Belinya

Tiket Kereta Go Show adalah Apa? Ini Pengertian dan Cara Belinya

Whats New
OJK Bagikan Tips Kelola Keuangan Buat Ibu-ibu di Tengah Tren Pelemahan Rupiah

OJK Bagikan Tips Kelola Keuangan Buat Ibu-ibu di Tengah Tren Pelemahan Rupiah

Whats New
Pj Gubernur Jateng Apresiasi Mentan Amran yang Gerak Cepat Atasi Permasalahan Petani

Pj Gubernur Jateng Apresiasi Mentan Amran yang Gerak Cepat Atasi Permasalahan Petani

Whats New
LPEI dan Diaspora Indonesia Kerja Sama Buka Akses Pasar UKM Indonesia ke Kanada

LPEI dan Diaspora Indonesia Kerja Sama Buka Akses Pasar UKM Indonesia ke Kanada

Whats New
Unilever Tarik Es Krim Magnum Almond di Inggris, Bagaimana dengan Indonesia?

Unilever Tarik Es Krim Magnum Almond di Inggris, Bagaimana dengan Indonesia?

Whats New
Simak 5 Cara Merapikan Kondisi Keuangan Setelah Libur Lebaran

Simak 5 Cara Merapikan Kondisi Keuangan Setelah Libur Lebaran

Earn Smart
Studi Kelayakan Kereta Cepat ke Surabaya Digarap China, KAI: Kita Enggak Ikut

Studi Kelayakan Kereta Cepat ke Surabaya Digarap China, KAI: Kita Enggak Ikut

Whats New
Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bisa Berimbas ke Harga Barang Elektronik

Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bisa Berimbas ke Harga Barang Elektronik

Whats New
Pendaftaran UM-PTKIN 2024 Sudah Dibuka, Ini Link, Jadwal, hingga Alurnya

Pendaftaran UM-PTKIN 2024 Sudah Dibuka, Ini Link, Jadwal, hingga Alurnya

Whats New
Rincian Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 23 April 2024

Rincian Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 23 April 2024

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com