Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jika Ekspor Lebih Besar dari Impor maka Disebut Apa?

Kompas.com - 13/12/2023, 12:42 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Jika ekspor lebih dari impor maka disebut dengan surplus perdagangan. Begitupun sebaliknya, bila impor melebihi nilai ekspor, dikenal dengan defisit perdagangan.

Mengutip Investopedia, jika ekspor lebih besar dari impor maka terjadi yang disebut surplus perdagangan di mana hal ini jadi tolak ukur keberhasilan ekonomi suatu negara.

Surplus perdagangan mencerminkan arus masuk bersih mata uang domestik dari pasar luar negeri. Hal ini merupakan kebalikan dari defisit perdagangan, yaitu arus keluar bersih (net outflow) dan terjadi jika nilai impor lebih besar dari ekspor.

Surplus perdagangan memberikan banyak keuntungan. Surplus perdagangan dapat menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, namun juga dapat menyebabkan harga dan suku bunga yang lebih tinggi dalam suatu perekonomian.

Baca juga: 6 Manfaat Ekspor dan Impor bagi Ekomomi Suatu Negara

Neraca perdagangan suatu negara juga dapat mempengaruhi nilai mata uangnya di pasar global, karena memungkinkan suatu negara mengendalikan sebagian besar mata uangnya melalui perdagangan.

Dalam banyak kasus, surplus perdagangan membantu memperkuat mata uang suatu negara dibandingkan mata uang lainnya, sehingga mempengaruhi nilai tukar mata uang.

Namun hal ini bergantung pada proporsi barang dan jasa suatu negara dibandingkan dengan negara lain, serta faktor pasar lainnya.

Jika hanya berfokus pada dampak perdagangan, surplus perdagangan berarti terdapat tingginya permintaan terhadap barang-barang suatu negara di pasar global, yang mendorong harga barang-barang tersebut lebih tinggi dan mengarah pada penguatan langsung pada mata uang domestik.

Baca juga: Pengertian Ekspor Impor, Manfaat, dan Contohnya

Surplus perdagangan terjadi ketika nilai ekspor suatu negara melebihi nilai impornya dalam suatu periode waktu tertentu. Ini berarti bahwa negara tersebut lebih banyak menjual barang dan jasa ke pasar internasional daripada yang dibelinya dari luar negeri. Surplus perdagangan dapat memiliki beberapa dampak pada ekonomi suatu negara:

Manfaat surplus perdagangan

Neraca perdagangan dikatakan surplus apabila ekspornya lebih besar. Ada beberapa manfaat dari surplus ekspor.

1. Peningkatan pendapatan

Surplus perdagangan dapat menyebabkan peningkatan pendapatan negara karena nilai ekspor yang lebih tinggi.

2. Penguatan mata uang

Surplus perdagangan dapat menyebabkan penguatan mata uang negara tersebut karena tingginya permintaan terhadap mata uang tersebut.

3. Cadangan devisa

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com