Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Tips Memaksimalkan Investasi Jangka Panjang agar Cuan

Kompas.com - 22/02/2024, 18:33 WIB
Filipi Jhonatan Partogi Situmorang,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Investasi jangka panjang sangatlah penting. Namun di satu sisi, menginvestasikan uang tanpa memitigasi risiko justru hanya mempersulit diri sendiri.

Jika Anda telah mempunyai investasi jangka panjang atau berpikir untuk memilikinya, berikut beberapa hal yang dapat membantu Anda untuk berinvestasi secara bijak agar tetap cuan, dikutip dari The Balance, Kamis (22/2/2024).

Pertama, bandingkan imbal hasil alias return investasi tiap instrumen. Dengan membandingkan setiap instrumen investasi secara lebih rinci, Anda dapat berinvestasi pada instrumen yang sesuai dengan kepribadian dan profil risiko Anda, serta mendapatkan hasil yang terbaik.

Baca juga: Tips Memilih Instrumen Investasi agar Terhindar dari Kerugian

Ilustrasi investasi, mengelola keuangan.PIXABAY Ilustrasi investasi, mengelola keuangan.
Yang kedua, pahami waktu jatuh tempo. Sebab, beberapa instrumen investasi memiliki waktu jatuh tempo.

Waktu jatuh tempo adalah ketika imbal hasil investasi dibayarkan kepada Anda.

Selain itu, kerap kali beberapa instrumen investasi memiliki denda penalti, di mana ketika Anda menarik dana sebelum waktu jatuh tempo, maka Anda dapat dikenakan biaya. Maka dari itu cermati hal ini sebelum berinvestasi.

Ketiga, ingat bahwa imbal hasil dan harga instrumen berfluktuasi. Harga tersebut dapat meningkat ataupun berkurang seiring berjalannya waktu.

Baca juga: Pilihan Investasi yang Cocok untuk Pemula, Simak 5 Tips Ini

Keempat, melakukan diversifikasi di beberapa instrumen investasi dapat memitigasi risiko kehilangan nilai investasi.

Diversifikasi adalah seperti memisah telur yang Anda beli ke beberapa keranjang, agar ketika salah satu keranjang jatuh tidak mengakibatkan semua telur pecah.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Mengenal Mata Uang Laos dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Laos dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Sopir Dinyatakan Tersangka, Rosalia Indah Akan Patuhi Proses Hukum

Sopir Dinyatakan Tersangka, Rosalia Indah Akan Patuhi Proses Hukum

Whats New
PLN Pastikan Keandalan Pembangkit EBT Buat Suplai Listrik Saat Libur Lebaran

PLN Pastikan Keandalan Pembangkit EBT Buat Suplai Listrik Saat Libur Lebaran

Whats New
Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Whats New
Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

Whats New
Urai Arus Balik di Bakauheni-Merak, Kemenhub Siapkan Kapal Tambahan Rute Panjang-Ciwandan

Urai Arus Balik di Bakauheni-Merak, Kemenhub Siapkan Kapal Tambahan Rute Panjang-Ciwandan

Whats New
BPJPH Beri Sertifikat Halal Seumur Hidup ke Dunkin'

BPJPH Beri Sertifikat Halal Seumur Hidup ke Dunkin'

Whats New
Mengenal Mata Uang India dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang India dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Arus Balik Lebaran, Tol Fungsional Cibitung-Cimanggis Akan Dibuka sampai 17.00 WIB

Arus Balik Lebaran, Tol Fungsional Cibitung-Cimanggis Akan Dibuka sampai 17.00 WIB

Whats New
Harga Emas Antam Hari Sabtu Ini, Anjlok Rp 14.000 Per Gram

Harga Emas Antam Hari Sabtu Ini, Anjlok Rp 14.000 Per Gram

Whats New
Inggris Keluar dari Resesi, Ini yang Harus Dihadapi ke Depannya

Inggris Keluar dari Resesi, Ini yang Harus Dihadapi ke Depannya

Whats New
Kementan Bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten Kembangkan Padi Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Kementan Bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten Kembangkan Padi Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Whats New
Program Pompanisasi dari Mentan Amran di Subang Tuai Respons Positif

Program Pompanisasi dari Mentan Amran di Subang Tuai Respons Positif

Whats New
Khusus H+2 Lebaran, Kereta Api Jadi Moda Angkutan Umum 'Terlaris'

Khusus H+2 Lebaran, Kereta Api Jadi Moda Angkutan Umum "Terlaris"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com