Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips Negosiasi Gaji untuk Milenial dan Gen Z

Kompas.com - 26/02/2024, 08:02 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sering kali negosiasi gaji tidak mudah dilakukan, baik bagi karyawan baru maupun yang sudah lama. Untuk karyawan baru, masalahnya mungkin Anda tidak bisa menawarkan banyak pengalaman atau kemampuan khusus dan bakat yang dibangun selama karier.

Selain itu, karyawan pada tahap awal karier mereka mungkin memerlukan banyak hal dari kolega dan atasan, seperti bimbingan, arahan, dan pelatihan.

Tidak heran jika banyak generasi milenial merasa enggan untuk bernegosiasi gaji. Dikutip dari The Balance, Senin (26/2/2024), dalam survei yang dilakukan oleh Nerd Wallet dan Looksharp terungkap bahwa hanya 38 persen responden yang melakukan negosiasi gaji dengan perusahaan.

Baca juga: Rincian Daftar Gaji PNS 2024 dari Golongan I sampai IV

Ilustrasi gaji, penghasilan, kenaikan gaji.SHUTTERSTOCK/JIRSAK Ilustrasi gaji, penghasilan, kenaikan gaji.

Nah, mengapa negosiasi gaji penting dilakukan?

Pertama, hal ini menunjukkan kepada perusahaan bahwa Anda yakin dengan nilai Anda, dan menegaskan sejak awal bahwa Anda adalah karyawan yang berharga.

Ditambah lagi, karena perusahaan sering kali berharap untuk bernegosiasi, kegagalan untuk melakukan hal tersebut akan mengakibatkan kerugian finansial.

Pun menegosiasikan gaji akan menghasilkan keuntungan finansial jangka panjang sepanjang karier Anda.

Baca juga: Naik, Ini Rincian Gaji PPPK 2024 per Golongan

Bonus dan kenaikan gaji berdasarkan persentase akan lebih besar, misalnya jika gaji awal Anda jauh lebih tinggi. Selain itu, gaji cenderung mengikuti Anda dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain.

Selama wawancara kerja, Anda mungkin ditanya tentang gaji Anda saat ini atau riwayat gaji Anda.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Mengenal Mata Uang Laos dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Laos dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Sopir Dinyatakan Tersangka, Rosalia Indah Akan Patuhi Proses Hukum

Sopir Dinyatakan Tersangka, Rosalia Indah Akan Patuhi Proses Hukum

Whats New
PLN Pastikan Keandalan Pembangkit EBT Buat Suplai Listrik Saat Libur Lebaran

PLN Pastikan Keandalan Pembangkit EBT Buat Suplai Listrik Saat Libur Lebaran

Whats New
Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Whats New
Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

Whats New
Urai Arus Balik di Bakauheni-Merak, Kemenhub Siapkan Kapal Tambahan Rute Panjang-Ciwandan

Urai Arus Balik di Bakauheni-Merak, Kemenhub Siapkan Kapal Tambahan Rute Panjang-Ciwandan

Whats New
BPJPH Beri Sertifikat Halal Seumur Hidup ke Dunkin'

BPJPH Beri Sertifikat Halal Seumur Hidup ke Dunkin'

Whats New
Mengenal Mata Uang India dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang India dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Arus Balik Lebaran, Tol Fungsional Cibitung-Cimanggis Akan Dibuka sampai 17.00 WIB

Arus Balik Lebaran, Tol Fungsional Cibitung-Cimanggis Akan Dibuka sampai 17.00 WIB

Whats New
Harga Emas Antam Hari Sabtu Ini, Anjlok Rp 14.000 Per Gram

Harga Emas Antam Hari Sabtu Ini, Anjlok Rp 14.000 Per Gram

Whats New
Inggris Keluar dari Resesi, Ini yang Harus Dihadapi ke Depannya

Inggris Keluar dari Resesi, Ini yang Harus Dihadapi ke Depannya

Whats New
Kementan Bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten Kembangkan Padi Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Kementan Bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten Kembangkan Padi Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Whats New
Program Pompanisasi dari Mentan Amran di Subang Tuai Respons Positif

Program Pompanisasi dari Mentan Amran di Subang Tuai Respons Positif

Whats New
Khusus H+2 Lebaran, Kereta Api Jadi Moda Angkutan Umum 'Terlaris'

Khusus H+2 Lebaran, Kereta Api Jadi Moda Angkutan Umum "Terlaris"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com