Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketentuan dan Cara Menghitung Fidiah untuk Bayar Utang Puasa

Kompas.com - 09/04/2024, 21:55 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Fidiah adalah kewajiban membayar tebusan atau pengganti bagi seorang muslim yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa Ramadhan karena alasan tertentu, seperti sakit, hamil, atau menyusui.

Fidiah biasanya berupa memberi makan sejumlah orang miskin atau memberikan bantuan keuangan kepada mereka sebagai ganti dari puasa yang tidak dapat dilaksanakan.

Dilansir dari laman resmi Badan Amal Zakat Nasional, kriteria orang yang bisa membayar fidiah di antaranya:

Orang tua renta yang tidak memungkinkannya untuk berpuasa

Orang sakit parah yang kecil kemungkinan sembuh

Ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter).

 

Baca juga: Promo Lebaran di Gramedia, Ada Diskon hingga 50 Persen

Sebagai kewajiban agama bagi umat Islam yang tidak dapat berpuasa karena alasan yang sah, fidiah seringkali menjadi pertanyaan bagi banyak orang. Salah satunya pertanyaan terkait bagaimana cara menghitung fidiah dengan benar? atau berapa bayar fidiah

Cara menghitung fidiah

1. Menghitung jumlah puasa yang ditinggalkan

Seorang muslim perlu menghitung total hari puasa yang tidak dilaksanakan untuk kemudian dijadikan dasar untuk membayar fidiah. Keseluruhan hari puasa yang ditinggalkan akan menjadi jumlah yang harus dibayar dengan fidiah.

2. Akumulasi fidiah

Setiap hari puasa yang tidak dilaksanakan akan dihitung sebagai satu takar fidiah yang harus dibayarkan. Misalnya, jika seseorang tidak berpuasa selama 30 hari, maka dia harus membayar fidiah sebanyak 30 takar.

Baca juga: Bank DKI Andalkan Digitalisasi untuk Perluas Aksesibilitas

Terdapat perbedaan pendapat di antara ulama tentang perhitungan satu takar fidiah untuk puasa Ramadhan.

Imam Malik dan Imam As-Syafii berpendapat bahwa satu takar fidiah setara dengan 1 mud gandum, yang kira-kira setara dengan 0,75 kg.

Sementara itu, ulama Hanafiyah mengatakan bahwa satu takar fidiah setara dengan 2 mud atau sekitar 1,5 kg gandum.

3. Akumulasi fidiah untuk ibu hamil

Ibu hamil juga dapat membayar fidiah dengan memberikan makanan pokok. Jika tidak berpuasa selama 30 hari, ia harus menyediakan fidiah sebanyak 30 takar, di mana setiap takar setara dengan 1,5 kg.

Fidiah tersebut dapat diberikan kepada 30 fakir miskin atau dipilih beberapa orang saja.

Baca juga: Panduan Tarik Tunai BSI Tanpa Kartu di Alfamart dan Indomaret

4. Akumulasi fidiah dalam bentuk uang

Fidiah boleh dibayarkan dalam bentuk uang sesuai dengan takaran yang berlaku, seperti 1,5 kilogram makanan pokok per hari dikonversi menjadi rupiah.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Investasi ORI atau SBR? Ini Perbedaannya

Investasi ORI atau SBR? Ini Perbedaannya

Work Smart
Rincian Harga Emas Antam Senin 27 Mei 2024, Naik Rp 2.000 Per Gram

Rincian Harga Emas Antam Senin 27 Mei 2024, Naik Rp 2.000 Per Gram

Spend Smart
IHSG Menghijau, Rupiah Melemah ke Level Rp 16.026

IHSG Menghijau, Rupiah Melemah ke Level Rp 16.026

Whats New
Produsen Elektronik Sebut Aturan Permendag 8/2024 Bisa Bikin RI Kebanjiran Produk Impor

Produsen Elektronik Sebut Aturan Permendag 8/2024 Bisa Bikin RI Kebanjiran Produk Impor

Whats New
Ajinomoto Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Syaratnya

Ajinomoto Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Syaratnya

Work Smart
Harga Bahan Pokok Senin 27 Mei 2024, Harga Ikan Tongkol dan Ikan Kembung Naik

Harga Bahan Pokok Senin 27 Mei 2024, Harga Ikan Tongkol dan Ikan Kembung Naik

Whats New
Transisi Jadi BUS, BTN Syariah Perkuat Fondasi Bisnis

Transisi Jadi BUS, BTN Syariah Perkuat Fondasi Bisnis

Whats New
Tak Cukup dengan Penurunan Kemiskinan Ekstrem

Tak Cukup dengan Penurunan Kemiskinan Ekstrem

Whats New
IHSG Diperkirakan Sentuh 'All Time High' Hari Ini, Berikut Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diperkirakan Sentuh "All Time High" Hari Ini, Berikut Rekomendasi Sahamnya

Earn Smart
Kemenhub Bahas Tarif LRT Jabodebek Pekan Ini, Promo Bakal Berlanjut?

Kemenhub Bahas Tarif LRT Jabodebek Pekan Ini, Promo Bakal Berlanjut?

Whats New
Blibli Hadirkan Promo Kosmetik dan 'Skincare', Ada 'Cashback' 100 Persen

Blibli Hadirkan Promo Kosmetik dan "Skincare", Ada "Cashback" 100 Persen

Spend Smart
[POPULER MONEY] Cara Cek Sertifikat Tanah secara Online | Penjelasan Super Air Jet soal Pesawat Keluar Landasan

[POPULER MONEY] Cara Cek Sertifikat Tanah secara Online | Penjelasan Super Air Jet soal Pesawat Keluar Landasan

Whats New
Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Tak Lebih dari 6,25 Persen hingga Akhir 2024

Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Tak Lebih dari 6,25 Persen hingga Akhir 2024

Whats New
Pasar Obligasi Melemah pada April 2024, Bagaimana Potensinya ke Depan?

Pasar Obligasi Melemah pada April 2024, Bagaimana Potensinya ke Depan?

Earn Smart
Penjelasan Lengkap BPJS Kesehatan soal Ikang Fawzi Antre Layanan Berjam-jam

Penjelasan Lengkap BPJS Kesehatan soal Ikang Fawzi Antre Layanan Berjam-jam

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com