Kompas.com - 10/04/2020, 20:01 WIB
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membantah kabar yang menyebutkan terdapat 8 bank yang berpotensi gagal.

Menurut manajemen LPS, saat ini kondisi perbankan nasional masih aman, meski tengah dibayang-bayangi pandemi virus corona.

"Sehubungan dengan munculnya berita-berita terdapat 8 bank yang berpotensi gagal, kami ingin menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar," ujar manajemen LPS, dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2020).

Baca juga: PSBB Jakarta, Bank Mandiri Tutup Sementara 334 Kantor Cabang

Lebih lanjut, beberapa indikator perbankan nasional saat ini masih dinilai positif oleh LPS.

LPS melaporkan, sampai dengan Februari 2020, tingkat permodalan masih berada di level 22,27 persen. Lalu, loan to deposit ratio (LDR) sebesar 91,76 persen, dimana beberapa bank bahkan memiliki LDR lebih rendah terutama BUKU 1 dan 2 yang berada di level 88-8 persen.

Sementara risiko kredit (NPL gross) terpantau stabil di level 2,79 persen, dengan return on asset (ROA) 2,46 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, simpanan juga masih menunjukkan pertumbuhan secara tahunan positif yakni sebesar 7,77 persen. Bahkan data harian di akhir Maret 2020 memperlihatkan peningkatan pertumbuhan menjadi 9,79 persen secara year on year.

"Demikian pula untuk tren rata-rata suku bunga simpanan industri perbankan yang masih mencatat tren penurunan sebesar 28 bps sepanjang kuartal I tahun 2020 menjadi 5,50 persen," tulis LPS.

Baca juga: PSBB Jakarta Berlaku, Ini Kantor Cabang BCA yang Tutup Sementara

Guna memastikan kemanan kondisi perbankan nasional, LPS memastikan secara berkala membuat skenario yang bertujuan menguji kecukupan dana.

Apabila dalam hal pendanaan LPS tidak mencukupi, LPS dapat melakukan 4 hal meliputi:

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.