[POPULER MONEY] Pesawat Dilarang Angkut Penumpang | Susi Bicara Mudik dan Pulang Kampung

Kompas.com - 24/04/2020, 06:09 WIB
Suasana Bandara Soekarno-Hatta dari Gedung 600 Kantor Pusat Angkasa Pura II, Rabu (11/3/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOSuasana Bandara Soekarno-Hatta dari Gedung 600 Kantor Pusat Angkasa Pura II, Rabu (11/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Artikel mengenai larangan mudik Lebaran 2020 menjadi berita populer kanal Money Kompas.com, Kamis (23/4/2020).

Selain pembatasan akses transportasi darat, pesawat komersial pun dilarang untuk mengangkut penumpang selama masa larangan mudik.

Berikut 5 berita populer Money Kompas.com yang masih patut disimak pagi ini.

1. Pesawat Komersil Dilarang Angkut Penumpang Mulai 24 April sampai 1 Juni 2020

Pemerintah memutuskan melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya mulai 24 April 2020 pukul 00.00 WIB.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, kebijakan tersebut juga berlaku bagi moda transportasi udara.

“Larangan melakukan perjalanan di dalam negeri maupun ke dalam negeri, baik dengan menggunakan transportasi umum maupun transportasi pribadi (pesawat carter) mulai 24 April sampai 1 Juni 2020,” ujar Novie saat teleconference dengan wartawan, Kamis (23/4/2020).

Selengkapnya, silakan baca di sini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Ditanya Netizen Alasan Tak Dipilih Lagi Jadi Menteri, Ini Jawaban Susi Pudjiastuti

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akhirnya buka-bukaan mengapa dia tak lagi dipilih menjabat sebagai menteri di periode kedua kepemimpinan Joko Widodo.

Susi yang kerap berkomunikasi dengan netizen di jagat raya twitter mengungkapkan alasan dirinya tak terpilih lagi menjadi menteri di Kabinet Jokowi usai warganet bertanya kepada Susi.

Pertanyaan awalnya diutarakan oleh akun @DinoSantana8. Dia agaknya penasaran mengapa Susi tak dipilih lagi menjadi menteri, menolak usai ditawari atau justru tak ditawari lagi.

Penasaran dengan jawaban Susi? Baca di sini.

 

3. Ini Kata Susi Pudjiastuti Soal Beda Mudik dan Pulang Kampung

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti turut menjelaskan perbedaan makna pulang kampung dengan mudik melalui unggahan pada akun Twitter pribadinya.

Hal itu bermula lantaran beberapa warganet bertanya kepada Susi apa beda pulang kampung dengan mudik yang disebut pemerintah dalam menangani pencegahan virus corona (Covid-19) di daerah.

Menanggapi hal itu, Susi justru berseloroh mudik dan pulang kampung hanya beda huruf.

Selengkapnya, silakan baca di sini.

4. Ada Dua Startup Unicorn Tolak Jadi Mitra Kartu Prakerja

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menyatakan, pada awal perumusan program Kartu Prakerja, terdapat dua perusahaan rintisan (startup) unicorn yang menolak untuk menjadi mitra digital pemerintah.

Sebab, menurut dia, startup yang bersangkutan masih ingin melihat model bisnis dari program pemerintah tersebut.

Ditambah lagi, program yang ditawarkan pemerintah bukanlah core business dari perusahaan startup yang bersangkutan.

Selengkapnya, cek di sini.

5. Sah, Larangan Mudik Berlaku Mulai 24 April Pukul 00.00 WIB

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, larangan mudik dengan menerapkan pembatasan transportasi umum maupun pribadi akan mulai diterapkan besok, Jumat (24/4/2020) pukul 00.00 WIB.

"Peraturan (larangan mudik) ini akan mulai berlaku pada tanggal 24 April pukul 00.00 WIB," ujar Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam konferensi pers virtual, Kamis (23/4/2020).

Adita mengatakan, melalui aturan ini transportasi umum maupun pribadi tidak diperkenankan untuk keluar dan masuk wilayah yang sudah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)dan wilayah berstatus zona merah virus corona (Covid-19).

Selengkapnya, silakan baca di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.