Kompas.com - 28/04/2020, 17:18 WIB
Ilustrasi ritel tutup ajfletchIlustrasi ritel tutup

JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis ritel di Indonesia sangat terpukul akibat mewabahnya Covid-19 di Indonesia. Sebab, industri ini lebih banyak mengandalkan penjualan secara offline ketimbang online.

“Penjualan toko ritel pakaian turun 80 persen. Ini disebabkan karena banyak toko-toko yang tutup selama masa pandemi corona,” ujar Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Fernando Repi saat teleconference, Selasa (28/4/2020).

Repi menambahkan, penjualan groceries turun 45 persen pada kuartal I 2020 jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Baca juga: 10 Negara Penampung TKI Terbanyak, Taiwan Hampir Samai Malaysia

“Dari 45.000 SKU (stock keeping unit) hanya 20 persen yang berikan kontribusi penjualan,” kata dia.

Tak hanya itu, lanjut Repi, jumlah pengunjung yang datang ke toko juga menurun sebesar 50 persen selama pandemi ini.

“Penurunan kunjungan ke toko karena beberapa wilayah menerapkan PSBB,” ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat lesunya penjualan di sektor ini, kata Repi, sejumlah toko ritel mulai melakuan efisiensi-efisiensi. Salah satunya dengan pemotongan gaji karyawan.

Baca juga: Gelombang II, 288.154 Orang Lolos Jadi Peserta Kartu Prakerja

“Misalnya pengurangan gaji. Kemarin Ramayana melakukan pengurangan karyawannya,” ujarnya,

Untuk menghadapi situasi sulit ini, sejumlah toko ritel modern mulai melakukan inisiatif-inisiatif. Salah satunya dengan memudahkan masyarakat dalam berbelanja.

“Untuk mensiasati transaksi offline yang berkurang, kita mulai masuk ke online. Belanja dengan hanya chat WhatsApp. Tapi kontribusinya belum sebesar offline,” kata Repi.

Baca juga: Pejabat Minta Keringanan Kredit, Apakah Bisa Disetujui Bank?



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.