Lagi, Maskapai Emirates PHK Pilot dan Awak Kabin

Kompas.com - 10/07/2020, 05:47 WIB

DUBAI, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab, Emirates dikabarkan kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pilot dan awak kabin pada pekan ini.

Ini adalah kedua kalinya Emirates melakukan PHK karyawan. Pada bulan Juni 2020 lalu, Emirates telah melakukan pemangkasan terhadap jumlah pegawainya akibat pagebluk virus corona.

Dilansir dari Reuters, Jumat (10/7/2020), maskapai milik pemerintah tersebut, menurut sumber, melakukan PHK terhadap ribuan pegawainya, termasuk para pilot dan awak kabin. Langkah ini dilakukan guna mengelola keuangan yang diderita akibat virus corona.

Baca juga: Emirates Dikabarkan PHK Ratusan Pilot dan Awak Kabin

Juru bicara Emirates tidak menyebutkan jumlah pegawai yang terdampak PHK kali ini dan dari departemen mana.

Namun demikian, sumber menyatakan, jumlah pegawai Emirates dapat merosot hampir sepertiga dari jumlah sebelum virus corona mewabah. Adapun Emirates memiliki sekira 4.300 pilot dan hampir 22.000 awak kabin.

Menurut sumber lain, sebagian besar pilot Emirates yang menerbangkan pesawat berbadan lebar Airbus A380 terdampak PHK yang dilakukan pada pekan ini. Sumber pun menyebut, akan ada gelombang PHK lagi setelah ini.

Direktur Operasional Emirates Adel Ahmad Al Redha pada 25 Juni 2020 lalu menyatakan kepada Reuters bahwa tidak semua pesawat Airbus A380 milik Emirates akan kembali terbang pada tahun ini. Emirates memiliki 115 pesawat Airbus A380 dalam jajaran armadanya.

Baca juga: Dampak Corona, Emirates Bakal Pangkas 30.000 Pekerja

Al Redha juga menuturkan, Emirates perlu meninjau ulang strategi bisnisnya.

"Emirates Group masih dalam proses pengimplementasian uji coba perampingan," kata juru bicara Emirates.

"Sama seperti maskapai-maskapai dan perusahaan perjalanan lainnya, pandemi Covid-19 memukul kami sangat keras," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Bikin SKCK, Biaya, dan Tahapannya di Kantor Polisi mupun Online

Syarat Bikin SKCK, Biaya, dan Tahapannya di Kantor Polisi mupun Online

Work Smart
Subsidi Energi 2023 Turun Signifikan, Harga Pertalite Akan Naik?

Subsidi Energi 2023 Turun Signifikan, Harga Pertalite Akan Naik?

Whats New
Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Whats New
7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

Whats New
Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Whats New
Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Whats New
APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

Whats New
Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Whats New
Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Whats New
Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Whats New
Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Whats New
IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

Whats New
BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.