Bursa Sepekan: Transaksi Harian Melonjak 24,22 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp Rp 5.877,468 Triliun

Kompas.com - 10/10/2020, 13:18 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam sepekan ini, rata-rata nilai transaksi harian bursa melonjak tajam 24,22 persen menjadi Rp 8,3 triliun jika dibandingkan pekan lalu, Rp 6,7 triliun. \

Kenaikan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi, yang meningkat 4,65 persen menjadi 11,024 miliar saham dibanding pekan lalu sebesar 10,534 miliar saham.

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono mengatakan, dalam sepekan kapitalisasi pasar bursa naik 2,58 persen menjadi Rp 5.877,468 triliun dibanding dengan pekan lalu, Rp 5.729,839 triliun.

Baca juga: BEI Nilai Saham Syariah Cukup Tangguh di Tengah Pandemi Covid-19

Sementara itu, data Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan pekan ini juga mengalami peningkatan 2,58 persen menjadi 5.053,66 dibandingakan pekan lalu, 4.926,73.

“Data rata-rata frekuensi harian selama sepekan mengalami penurunan sebesar 6,16 persen menjadi 578.849 ribu kali transaksi dibanding pekan lalu 616.832 ribu kali transaksi,” kata dia.

Investor asing pada akhir pekan mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 89,5 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp 45,9 triliun.

Baca juga: Akhiri Pekan, IHSG dan Rupiah Kompak Menguat

Adapun agenda bursa dalam sepekan, yakni pencatatan Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap II Tahun 2020 (Obligasi) dengan nilai Rp 100 miliar dengan jangka waktu 370 hari.

Selain itu, ada juga pencatatan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap II Tahun 2020 (Sukuk) dengan nilai nominal Rp 205 miliat dengan jangka waktu 370 hari.

Selain itu, ada juga pencatatan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo Tahap III Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Mora Telematika Indonesia dengan nilai nominal sebesar Rp 389 miliar.

Kemudian, pencatatan Obligasi Berkelanjutan IV Federal International Finance dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2020 (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Federal International Finance (FIFA) dengan nilai nominal sebesar Rp 1,5 triliun.

Dengan demikian, total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 85 emisi dari 54 perusahaan tercatat senilai Rp 67,62 triliun.

Adapun total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 466 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 441,04 triliun dan 47,5 juta dollar AS, yang diterbitkan oleh 127 perusahaan tercatat.

Sementara Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 114 seri dengan nilai nominal Rp 3.473,4 triliun dan 400 juta dollar AS. Sedangkan Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 7,28 triliun.

Baca juga: Donald Trump Positif Covid-19, Imbal hasil Obligasi AS Turun



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Ada 8 Cabang yang Beroperasi, Bank Mandiri Tetap Salurkan Kredit di Aceh?

Masih Ada 8 Cabang yang Beroperasi, Bank Mandiri Tetap Salurkan Kredit di Aceh?

Whats New
Indonesia Targetkan Setop Impor BBM dan LPG pada 2030

Indonesia Targetkan Setop Impor BBM dan LPG pada 2030

Whats New
Kena PKPU, Ini Penjelasan Totalindo Eka Persada

Kena PKPU, Ini Penjelasan Totalindo Eka Persada

Whats New
Link Pendaftaran BPUM 2021 Online di Jakarta dan Berbagai Daerah Lain

Link Pendaftaran BPUM 2021 Online di Jakarta dan Berbagai Daerah Lain

Whats New
17.387 Perusahaan Telah Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong

17.387 Perusahaan Telah Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong

Whats New
Kabar Gembira bagi UMKM Eksportir Pemula, Garuda Bakal Diskon 50 Persen Tarif Kargo

Kabar Gembira bagi UMKM Eksportir Pemula, Garuda Bakal Diskon 50 Persen Tarif Kargo

Smartpreneur
Simak Tiga Strategi Marketing Dalam Menjalankan Usaha di Bulan Ramadan

Simak Tiga Strategi Marketing Dalam Menjalankan Usaha di Bulan Ramadan

Smartpreneur
[KURASI KOMPASIANA] Tantangan bagi 'Anak Bawang' di Tempat Kerja, Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

[KURASI KOMPASIANA] Tantangan bagi "Anak Bawang" di Tempat Kerja, Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

Rilis
Rupiah Menguat Usai BI Pertahankan Suku Bunga, IHSG Justru Melemah

Rupiah Menguat Usai BI Pertahankan Suku Bunga, IHSG Justru Melemah

Whats New
Ada Larangan Mudik, Pengusaha Bus Minta Insentif ke Pemerintah

Ada Larangan Mudik, Pengusaha Bus Minta Insentif ke Pemerintah

Whats New
Masih Bisa Daftar, Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

Masih Bisa Daftar, Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

Whats New
BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Jadi 4,1-5,1 Persen

BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Jadi 4,1-5,1 Persen

Whats New
Sebelum Mudik Dilarang, Tiket Kereta sampai 5 Mei Sudah Bisa Dibeli

Sebelum Mudik Dilarang, Tiket Kereta sampai 5 Mei Sudah Bisa Dibeli

Whats New
Laba Perusahaan Ini Melonjak 853 Persen Ditopang Penjualan Alat Swab Antigen

Laba Perusahaan Ini Melonjak 853 Persen Ditopang Penjualan Alat Swab Antigen

Whats New
BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,5 Persen

BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,5 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X