Ini Direksi dan Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi

Kompas.com - 16/02/2021, 13:23 WIB
Ilustrasi investasi (DOK. SHUTTERSTOCK) DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi investasi (DOK. SHUTTERSTOCK)
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja memperkenalkan direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI), Selasa (16/2/2021).

Dalam perkenalan tersebut, Direktur Utama Bank Permata Tbk Ridha Wirakusumah ditunjuk sebagai Direktur Utama LPI.

"Pertama, saya mengundang Bapak Ridha Wirakusumah sebagai CEO INA (Ketua Dewan Direktur). Beliau sangat berpengalaman sebagai eksekutif senior di Indonesia perbankan, jasa keuangan, dan investasi," ujar Jokowi.

Baca juga: BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Vaksin Covid-19 yang Diproduksi di Bio Farma

Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Bank Permata, Ridha juga sempat menjabat sebagai direktur dan CEO di berbagai perusahaan multinasional.

Ia sempat menjabat sebagai Direktur Kohlberg Kravis Robert di Hong Kong, Presiden dan CEO AIG di Hong Kong, kemudian Presiden dan CEO Asia-Pasifik di GE (General Electric), sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama PT Maybank Indonesia Tbk.

Jokowi juga memperkenalkan mantan Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Arief Budiman sebagai Wakil Direktur Utama LPI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mentan Minta Pemda dan Petani Optimalkan Food Estate Sumba Tengah

Jajaran direksi lain yang juga diperkenalkan yakni Managing Director of Creador Setafnus Hadidjaja menjadi Direktur Investasi LPI, Direktur Risiko LPI Marita Alisjahbana yang sebelumnya merupkan Country and Corporate Risk Manager di Citibank, serta eks direktur keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Eddy Porwanto sebagai sebagai Direktur Keuangan LPI.

Selain itu, Jokowi juga memperkenalkan Dewan Pengawas LPI, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir dari kalangan pemerintah, serta tiga orang dari unsur profesional, yakni Yozua Makes, Darwin C Noerhadi dan Haryanto Sahari.

"Dengan pondasi hukum dan dukungan politik yang kuat serta dewan pengawas dan jajaran direksi yang hebat dan jejaring internasional yang kuat saya meyakini, INA akan memperoleh kepercayaan nasional dan internasional dan mampu membuat INA sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) kelas dunia," ujar Jokowi.

Baca juga: Luhut Tunjuk Keponakannya hingga CEO Bukalapak Jadi Pengurus PB PASI



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.