KILAS

Upaya ANJ Lindungi Keanekaragaman Hayati Indonesia

Kompas.com - 19/08/2021, 10:00 WIB
ANJ mempekerjakan anggota masyarakat lokal untuk berpatroli dan memantau kawasan konservasi untuk mencegah kebakaran hutan. Staf konservasi secara berkala mengelola aktivitas ini di setiap unit bisnis. DOK. Instagram.com/anjgroup.idANJ mempekerjakan anggota masyarakat lokal untuk berpatroli dan memantau kawasan konservasi untuk mencegah kebakaran hutan. Staf konservasi secara berkala mengelola aktivitas ini di setiap unit bisnis.

Menurut dia, skema itu terbukti membantu para petani sawit sekitar. Sebab, banyak petani yang bersemangat melaksanakan pembangunan kebun sesuai yang dipraktikkan perusahaan.

“Karena mereka melihat hasil plasma jauh lebih baik dari kebun yang dibangun sendiri,” ujarnya.

Jaga hutan lewat masyarakat dan LSM

Nardi bercerita, pada kisaran 2012-2014, terjadi banyak pembalakan liar di sejumlah area konservasi ANJ. Pihak perusahaan lantas melakukan sosialisasi kepada para pembalak liar.

“Kami datangi satu per satu dan kami katakan bahwa ini area konservasi ANJ dan tidak boleh menebang pohon sembarangan. Kebetulan saat itu kami sedang membangun kebun dan kami tawarkan pekerjaan kepada mereka,” jelasnya.

Baca juga: Warga dan Sekuriti PT ANJ Bentrok, 3 Orang Terluka dan Pos Jaga Rusak

Hasilnya, kata dia, hampir 80 persen pembalak liar kini menjadi karyawan perusahaan ANJ. Tiga di antaranya bahkan menjadi anggota Tim Satuan Tugas (Satgas) Konservasi ANJ.

“Jadi awalnya mereka yang menebang pohon secara liar itu mengajak teman-temannya untuk tidak menebang. Rasa sungkan itu akhirnya muncul. Jadi selain volunteering secara langsung, mereka juga mendapatkan hasil,” tutur Nardi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di samping penebangan pohon liar, ANJ juga kerap menemui masalah satwa liar masuk ke pemukiman penduduk.

Untuk mengatasi hal tersebut, Nardi menjelaskan, ANJ bekerja sama dengan beberapa pihak yang punya keahlian mitigasi konflik satwa liar dengan manusia, seperi BKSDA dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).

Sejalan dengan itu, tambah dia, ANJ terus melakukan penyadartahuan kepada masyarakat mengenai apa yang harus mereka lakukan ketika ada satwa yang masuk ke kawasan warga.

Baca juga: Susuri Sungai dan Terobos Hutan demi Kembalikan Orangutan Gisel ke Habitatnya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.