Penumpang Melonjak, KAI Commuter Ingatkan Syarat Perjalanan Naik KRL

Kompas.com - 04/10/2021, 10:54 WIB
Sejumlah calon penumpang KRL mengantre di Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (26/7/2021). PT KAI Commuter Line masih memberlakukan pengetatan kepada para penumpangnya mulai  26 Juli 2021 hingga 2 Agustus 2021, pengetatan ini berbarengan dengan keputusan pemerintah yang kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc. ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYASejumlah calon penumpang KRL mengantre di Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (26/7/2021). PT KAI Commuter Line masih memberlakukan pengetatan kepada para penumpangnya mulai 26 Juli 2021 hingga 2 Agustus 2021, pengetatan ini berbarengan dengan keputusan pemerintah yang kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.


JAKARTA, KOMPAS.com – Lonjakan penumpang KRL Jabodetabek kembali terjadi pada Senin (4/10/2021) pagi ini, jika dibandingkan dengan volume penumpang pada pekan sebelumnya.

Hingga pukul 09.00 WIB saja, KAI Commuter mencatat jumlah penumpang KRL sudah mencapai 143.867 pengguna. Angka tersebut bertambah sekitar 5 persen dibanding pekan lalu pada waktu yang sama.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengungkap terdapat sejumlah stasiun yang mengalami kenaikan penumpang KRL terbanyak.

Baca juga: Ini Jadwal dan Tarif Kereta Jakarta-Surabaya Ekonomi KA Airlangga

Ia menyebut bahwa Stasiun Bojonggede menjadi stasiun dengan tambahan penumpang KRL terbanyak, yakni sejumlah 11.058 penumpang atau naik 9 persen dibanding waktu yang sama pekan lalu.

Selanjutnya, penumpang KRL di Stasiun Bogor berjumlah 10.874 pengguna atau naik 6 persen. Kemudian di Stasiun Parungpanjang terdapat 5.172 penumpang KRL atau naik 3 persen.

Syarat perjalanan naik KRL

Anne Purba menegaskan, KAI Commuter sebagai operator KRL tetap memberlakukan aturan-aturan terkait protokol kesehatan kepada para pengguna di tengah masa pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mulai dari kewajiban pengguna KRL memakai masker ganda, menjaga jarak, serta mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik kereta.

Baca juga: Jalur Layang Beroperasi, Ini Alur Naik Turun KRL di Stasiun Manggarai

“Selain itu, sertifikat vaksin juga wajib ditunjukan kepada peugas sebagai syarat menggunakan KRL,” ungkapnya mengenai syarat perjalanan naik KRL, dalam keterangan resmi pada Senin (4/10/2021).

Ia bilang, di tengah volume pengguna yang bertambah seiring masyarakat kembali beraktivitas, KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana berjalan selama masa pandemi ini.

“Petugas tetap menerapkan jaga jarak aman antar pengguna dengan membatasi jumlah orang per kereta untuk mengantisipasi kepadatan di dalam kereta,” urainya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.