Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Akibat Tidak Konsisten Bekerja

Kompas.com - 16/10/2021, 20:01 WIB
Yoga Sukmana

Editor

Tentunya perhatian mereka lebih banyak untuk mengurusi hal-hal yang tidak penting di luar pekerjaan. Misalnya tim sedang membahas projek terbaru, tetapi kamu malah sibuk belanja online, nonton drama korea sambil pura-pura mendengarkan.

Sesuatu yang tidak ada manfaatnya. Justru ketika ditanya atasan terkait ide projek, kamu tak mampu memberikannya. Hal ini yang akan membuat penilaian kamu buruk di mata atasan. Kinerja bukannya membaik, malah semakin menurun.

Baca Juga: 34 Perusahaan di Indonesia Ini Tawarkan Gaji Tinggi, Fresh Graduate Mau? Cek Tipsnya!

• Buang-buang waktu

Tugas yang dikerjaan setengah hati, tidak totalitas akan membuatmu keteteran. Padahal tidak banyak pekerjaan, namun terasa sulit dan butuh lebih banyak waktu untuk menyelesaikannya.
Ini karena kamu tidak benar-benar menguasai bidang pekerjaan secara keseluruhan meski sudah bertahun-tahun memegang pekerjaan tersebut. Jadi, lebih banyak buang waktu percuma.

• Membuat bos jengkel dan jengah

Satu atau dua kali tidak konsisten dan berpengaruh pada kinerja, mungkin bisa dimaafkan. Tetapi bagaimana jika dilakukan terus menerus, bahkan sudah mandarah daging?

Pasti akan membuat bos jengkel dan jengah dengan perilaku kamu tersebut. Bos yang tidak tegaan, bisa saja menutupi kesalahan dan membiarkanmu tetap bekerja di perusahaan karena alasan kasihan.

Namun buat bos yang tidak kenal ampun, siap-siap mendapat teguran, surat peringatan, atau langsung pecat. Untuk apa mempekerjakan orang yang tidak sungguh-sungguh dalam bekerja, sementara di luar sana, banyak orang berkompeten dengan sikap konsisten yang sudah teruji.

Tekuni Pekerjaan dengan Konsisten agar Karier Maju

Teringat salah satu quote dari B.J. Habibie. “Harus konsisten dalam menekuni bidang disiplin ilmu yang dipelajari. Kamu bisa menjadi konsisten seperti saya.”

Salah satu kunci sukses adalah menekuni apa yang sudah dimulai sesuai keinginan. Dengan kata lain adalah konsisten. Konsisten dengan apa yang dipilih dan dilakukan.

Presiden ketiga RI ini sudah menekankan pentingnya untuk terus konsisten dengan apa yang menjadi pilihan. Walau cobaan dan rintangan menghadang, dengan penuh konsisten, terus mencoba meski berkali-kali gagal, maka kesuksesan pun akan tiba di depan mata.

Konsisten adalah bagian dari integritas. Dalam meniti karier, kamu dituntut tekun bekerja, disiplin, dan berintegritas tinggi sehingga kamu akan selalu siap untuk menghadapi segala tantangan.

Pastinya kamu mau kan jadi karyawan luar biasa, berprestasi, dan mendapatkan apresiasi dari kantor? Untuk itu, latih diri agar selalu konsisten dalam bekerja.

Baca juga: Menkominfo: Tidak Ada Kompromi untuk Pinjol Ilegal

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com