BPTJ Nilai Layanan BisKita Trans Pakuan Masih Butuh Pembenahan

Kompas.com - 03/06/2022, 20:30 WIB

Oleh karenanya, dia berharap Pemerintah Kota Bogor dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan penambahan halte ini, mengingat hal tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Kota Bogor.

"Penambahan halte ini akan semakin memberikan kemudahan akses bagi warga kota, sehingga jumlah penumpang akan semakin optimal," ucapnya.

Sebagai informasi, BisKita Trans Pakuan merupakan layanan angkutan umum massal perkotaan berbasis Bus Rapid Transit di Kota Bogor yang diluncurkan oleh BPTJ Kementerian Perhubungan.

Layanan ini menggunakan subsidi dari pemerintah pusat dengan mekanisme Buy The Service (BTS) untuk pengembangan angkutan umum massal perkotaan di Bodetabek dimana Kota Bogor terpilih menjadi pilot project.

Sejak diluncurkan November 2021, hingga kini BisKita Trans Pakuan telah melayani 4 koridor dengan jumlah armada bus sebanyak 49 unit.

Berbeda dengan subsidi konvensional, dalam mekanisme BTS di moda transportasi umum ini pemerintah tidak memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan armada bus, tapi pemerintah menyusun dan menetapkan konsep layanan angkutan umum massal berbasis Bus Rapid Transit dengan standar pelayanan minimal tertentu.

Selanjutnya, penyelenggaraan layanan ini dilelang kepada operator yang berminat, dimana operator yang terpilih dan mampu memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan akan dibayar oleh pemerintah secara keseluruhan operasionalnya dalam bentuk rupiah per kilometer.

Pemerintah Kota Bogor yang wilayahnya terpilih menjadi pilot project memiliki kewajiban untuk mendukung dalam hal prasarana seperti halte dan rambu, manajemen rekayasa lalu lintas, dan pengamanan koridor .

Selain itu, Pemerintah Kota Bogor juga berwenang untuk membuat kebijakan yang bersifat push policy untuk mendorong masyarakat kota Bogor lebih banyak meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke angkutan umum.

Baca juga: Kemenhub dan JICA Sepakat Garap Proyek Baru di Pelabuhan Patimban

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.