Cegah Stunting, Edhy Prabowo Ingin Gandeng Ibu-ibu PKK

Kompas.com - 14/12/2019, 17:50 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ketika ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Kompas.com/MUTIA FAUZIAMenteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ketika ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/11/2019).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri kelautan dan perikanan Edhy Prabowo menghadiri acara puncak rangkaian Puncak Hari Ikan Nasional 2019 pada Sabtu (14/12/2019) di JCC Jakarta.

Dalam sambutannya, ia membahas soal stunting, kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, bisa diselesaikan dengan dukungan dari ibu-ibu. Edhy menyebut peran wanita cukup penting dalam membangun ekosistem manusia yang terbebas dari stunting.

"Kita harus akui semua bergantung di pundak ibu-ibu semua. Kalau sudah melakukan dan sudah berkomunikasi baik dengan ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), lebih dari 80 persen masalah bangsa selesai," kata Edhy dalam sambutannya.

Baca juga: Keseruan Edhy Prabowo di Acara Puncak Hari Ikan Nasional 2019

Edhy menjelaskan, wanita terutama ibu-ibu mempunyai peran penting untuk mencegah stunting. Sebab para ibu terkait dengan asupan makanan kepada anak.

Oleh karena itu, untuk sosialisasi asupan gizi kepada anak, maka bisa memaksimalkan peran ibu-ibu PKK di wilayah masing-masing.

Kementerian Kelautan dan Perikanan kata dia, siap untuk menyelesaikan masalah stunting dengan melakukan sosialisasi makan ikan.

Baca juga: Luhut Dukung Langkah Edhy Prabowo soal Budidaya Benih Lobster

" Stunting adalah masalah terbesar yang harus kita hadapi bersama. Ibu-ibu yang lebih tahu kondisi lapangan. Kerja sama dengan ibu PKK karena mereka yang lebih tahu sampai ke pelosok tanah air," jelasnya.

Edhy menjelaskan hal paling mudah adalah melakukan upaya penanganan dini jika saja menemukan ciri-ciri anak yang berpotensi mengalami stunting. Hal ini harus segera dirujuk ke balai pengobatan terdekat

"Kita mulai dari yang kita lihat dulu. Kalai nanti menemukan anak-anak yang kurang sehat, kurang kuat atau tidak bisa berjalan padahal usianya sudah memenuhi waktu dia berjalan, segera dikonumunikasikan ke Puskesmas," imbaunya.

Baca juga: Erick Thohir Ingin Batalkan Pembangunan Gedung Arsip BUMN

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X