Meski Dibayangi Corona, Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Bisa Tumbuh 4,5 Persen

Kompas.com - 19/03/2020, 07:55 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika melantik Staf Ahli Menteri Keuangan di Jakarta, Jumat (31/1/2020). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika melantik Staf Ahli Menteri Keuangan di Jakarta, Jumat (31/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh di kisaran 4,5 persen, meski saat ini perekonomian global tengah diliputi perubahan yang begitu cepat akibat pandemik virus corona dan kondisi geopolitik yang terus bergejolak.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun menjelaskan, berdasarkan perhitungannya hingga pekan kedua bulan Maret, ekonomi Indonesia masih tumbuh di kisaran 4,9 persen.

"Jadi kalau kuartal I masih 20 hari terakhir, dan itu menurun, hingga kuartal I diharapkan masih tumbuh 4,5 persen hingga 4,9 persen," jelas Menkeu dalam video conference di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Baca juga: Obatnya Disebut Ampuh Lawan Corona, Saham Fujifilm Meroket

Dia pun menjelaskan saat ini perekonomian China tengah menghadapi pertumbuhan negatif akibat virus corona. Hal itu bakal berdampak ke negara lain.

Sri Mulyani pun menjelaskan, di kuartal II pemerintah akan lebih hati-hati dalam membuat kebijakan. Sebab jika berkaca dari beberapa negara lain seperti Italia, Eropa, hingga Amerika Serikat dampak virus corona yang menyebar begitu cepat cukup signifikan memengaruhi kegiatan perekonomian.

"Kita akan sangat hati-hati di kuartal II karena berbagai prediksi modelling menjelaskan bagaimana virus terjadi, di semua negara, China, Korea Selatan, Italia, Eropa, Amerika Serikat kita agak under estimate, dampaknya bisa sangat signifikan ketika terjadi penyebaran," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sri Mulyani juga tak terlalu berharap banyak kepada musim Lebaran dengan THR dan gaji ke-13 yang bisa mengurangi tekanan di kuartal II. Hal ini karena akan ada kecenderungan orang memilih untuk menyimpan dibanding membelanjakan uangnya jika pandemik terus berlanjut.

"Kalau masalah Corona ini bisa kita tangani dengan baik, artinya penyebarannya bisa kita tahan, semua masyarakat disiplin mengikuti permintaan artinya tidak melakukan interaksi, self quarantine, sehingga penyebarannya bisa ditekan, kita punya harapan yang reasonable di kuartal II," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.