Nasabah Korban Gagal Bayar Tolak Proposal Perdamaian KSP Indosurya

Kompas.com - 02/07/2020, 13:57 WIB
Nasabah Indosurya Gelar Demo di Depan PN Jakarta Pusat KOMPAS.com/Rully R. RamliNasabah Indosurya Gelar Demo di Depan PN Jakarta Pusat

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menggelar sidang verifikasi bilyet nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta. Sidang dilakukan terkait kasus gagal bayar KSP Indosurya kepada nasabahnya. 

Dalam gelaran sidang tersebut, nasabah KSP Indosurya menolak proposal rencana perdamaian yang diberikan oleh pihak internal Indosurya.

Salah satu alasan utama ditolaknya proposal tersebut, ialah tidak dilibatkannya nasabah dalam gelaran Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Indosurya.

Baca juga: Nasabah KSP Indosurya Gelar Demo di Depan PN Jakarta Pusat, Ini Tuntutannya

Kuasa hukum nasabah KSP Indosurya Sukisari mengatakan, opsi perdamaian ditentukan berdasarkan hasil RAT, ataupun dalam keadaan luar biasa seperti ini dilaksanakan rapat anggota luar biasa.

Namun, menurutnya sampai saat ini kliennya belum pernah sama sekali diikutsertakan dalam gelaran rapat tersebut.

"Ketika ajukan usulan perdamaian sama sekali belum ada rapatnya, kan enggak ada legalitasnya nih," ujar Sukisari, di Gedung PN Jakarta Pusat, Kamis (2/6/2020).

Kuasa hukum KSP Indosurya Ridzki Dwinanto menilai, persetujuan anggota diperlukan dalam keputusan penetuan opsi perdamaian.

Baca juga: PN Jakarta Pusat Gelar Sidang Kasus Gagal Bayar KSP Indosurya

Ia pun mengakui, proposal pengajuan perdamaian belum dibawa ke dalam RAT. Proposal tersebut dirancang berdasarkan keputusan pengurus yang diinformasikan oleh pengurus koperasi.

"Kita setuju butuh persetujuan anggota, karena kita pengurus dalam situasi enggak normal begini belum RAT, nanti akan dipropose ke RAT, ada beberapa kekurangan situasi ini jadi nggak bisa kita rat. Tapi proposal ini sudah dikonsultasikan ke financial advisor dan pengurus," tuturnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X