Tawaran Pinjaman Online via SMS Dilakukan Fintech Ilegal

Kompas.com - 25/09/2020, 20:30 WIB
Kepala Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L. Tobing usai membuka Warung Waspada Investasi di Jakarta, Jumat (1/11/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAKepala Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L. Tobing usai membuka Warung Waspada Investasi di Jakarta, Jumat (1/11/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing mengatakan, masyarakat harus berhati-hati pada pinjaman yang ditawarkan melalui pesan singkat (SMS).

Pasalnya, pinjol legal alias pinjol yang terdaftar maupun berizin di OJK, dilarang untuk menawarkan pinjaman melalui SMS.

"Sehingga bisa dipastikan, jika ada penawaran pinjaman dana fintech lending melalui SMS, berarti itu dilakukan oleh fintech lending ilegal (pinjol ilegal) yang sebaiknya dihindari," kata Tongam dalam siaran pers, Jumat (25/9/2020).

Baca juga: Survei Buktikan, Ini Pertimbangan Konsumen Saat Beli Rumah

Aturan menyebutkan, OJK melarang pinjol legal untuk melakukan penawaran layanan kepada Pengguna dan/atau masyarakat melalui sarana komunikasi pribadi tanpa persetujuan Pengguna.

Larangan itu tertuang dalam Pasal 43 POJK 77/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

Ciri-ciri pinjol ilegal lainnya adalah mengenakan bunga tinggi dengan jangka waktu pinjaman yang relatif pendek. Pinjol yang ilegal pun kerap meminta semua akses data kontak di telepon genggam.

"Semua akses data kontak di telepon genggam digunakan untuk mengintimidasi peminjam saat penagihan," papar Tongam.

Baca juga: Ini Jadwal dan Cara Pencairan SBR008 Sebelum Jatuh Tempo

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X