Genjot Pertumbuhan Bisnis UMKM, Bukalapak Kenalkan Layanan BukaSend

Kompas.com - 29/09/2020, 16:29 WIB
Ilustrasi Logistik SHUTTERSTOCKS/MAXX-STUDIOIlustrasi Logistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukalapak meluncurkan layanan BukaSend bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ingin mengirimkan produknya ke pelanggan.

Director of Payment Fintech and Virtual Products Bukalapak Victor Lesmana menyatakan dengan hadirnya layanan ini para pelaku UMKM memiliki opsi pilihan yang beragam dalam memilih logistik mana saja yang diinginkan agar barang yang dijual bisa sampai ke pelanggan.

"Logistik menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan dan pengembangan sektor e-commerce serta UMKM, untuk menjangkau lebih banyak pengguna diperlukan sistem logistik yang handal. Berangkat dari sanalah kami berinisiatif menghadirkan layanan ini," ujarnya melalui jumpa pers virtual Bukalapak, Selasa (29/9/2020).

Baca juga: Belanja Online Meningkat, Sektor Logistik Panen Untung

Menurutnya, layanan ini juga dibuka untuk para penjual di media sosial lain maupun perusahaan yang ingin mengirimkan barang, serta masyarakat umum.

Dia menjelaskan layanan ini terintegrasi secara langsung dengan banyak kurir seperti SiCepat Ekspress, Lion Parcel, J&T Exprees, Ninja Express hingga JNE.

Bahkan ke depan pihaknya akan menggandeng layanan logistik lain seperti Antaraja dan banyak lainnya.

Selain itu, dia bilang, melalui layanan ini, Bukalapak juga memberikan benefit lain, seperti cashback hingga 35 persen, resi otomatis dan pembayaran secara cashless.

"Tak hanya itu para konsumen kami tidak perlu datang ke tempat agen pengiriman, karena kurir akan menjemput barangnya langsung dari rumah dengan biaya penjemputan yang tentunya gratis," jelasnya.

Baca juga: Ekosistem Logistik Nasional Bisa Tekan Biaya Logistik RI Jadi 17 Persen

Victor mengklaim, sebelum layanan ini diluncurkan, pengguna telah meningkat hingga double digit. Melihat hal inilah pihaknya optimistis untuk terus memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan.

"Kami selalu berusaha agar semua layanan dan produk yang kami hadirkan bisa menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Kami optimistis bisa mewujudkan misi tersebut," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perbedaan Dogecoin dan Bitcoin yang Kamu Harus Tahu

3 Perbedaan Dogecoin dan Bitcoin yang Kamu Harus Tahu

Whats New
Catat, Ini Jadwal Operasional SiCepat Selama Masa Lebaran 2021

Catat, Ini Jadwal Operasional SiCepat Selama Masa Lebaran 2021

Whats New
Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya

Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya

Whats New
Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

Rilis
Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Whats New
Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Whats New
Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Whats New
Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Whats New
Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Whats New
Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

Rilis
Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Whats New
BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

Whats New
Simak Lagi Beda Nasib PPPK dan CPNS Usai Lulus Seleksi ASN 2021

Simak Lagi Beda Nasib PPPK dan CPNS Usai Lulus Seleksi ASN 2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X