Sri Mulyani Usul agar Investor ASEAN Buka Asuransi Umum di RI

Kompas.com - 05/10/2020, 14:01 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

Dengan meratifikasi protokol ketujuh, pertumbuhan industri asuransi syariah di tanah air dinilai berpeluang untuk berkembang karena ada peningkatan persaingan antar pelaku industri dan investasi.

"Pertumbuhan industri asuransi umum syariah di Indoensai akan memperluas proteksi dan mendorong pendalaman pasar keuangan. Melalui ratifikasi protokol ketujuh jasa keuangan AFAS, Indonesia juga dapat memanfaatkan perluasan akses pasar yang dikomitmenkan negara mitra ASEAN," tuturnya.

Sri Mulyani merinci, terdapat perbedaan kemajuan sektor jasa antar negara di ASEAN. Ada yang sudah maju seperti di Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina.

"Kemudian yang lima lainnya dalam sedang di tahap catching up, seperti Vietnam, Kamboja Laos, Myanmar. Brunei, karena spesifik penggunaan rezim ke Singapur dan mendekati seperti Singapura," ujar dia.

Baca juga: Serikat Pekerja Anggap RUU Cipta Kerja Hanya Janji Semu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.