Mengenal Investasi Sukuk: Definisi, Keuntungan, dan Cara Membelinya

Kompas.com - 31/01/2021, 17:51 WIB
Ilustrasi penjualan sukuk. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi penjualan sukuk.

Negara sebagai penerbit sukuk, menjamin pengembalian pokok dan imbalan yang dijanjikan.

Ada dua akad dalam pembelian sukuk, pertama yakni mudharabah atau bagi hasil. Artinya pembeli sukuk bisa menikmati bagi hasil keuntungan yang didapat dari pembangunan yang menggunakan dana sukuk, seperti pendapatan dari jalan tol.

Baca juga: Lelang Sukuk Negara, Pemerintah Serap Rp 9 Triliun

Kedua adalah akad ijarah. Artinya, obligasi syariah yang menggunakan akad sewa sedemikian rupa sehingga kupon atau fee ijarah bersifat tetap, dan bisa diketahui atau diperhitungkan sejak awal obligasi diterbitkan.

Baik obligasi konvensional maupun syariah yang diterbitkan oleh negara, memiliki risiko gagal bayar yang minim karena pengembalian pokok dan imbalnya dijamin oleh negara.

Besaran imbal keduanya juga biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan instrumen penyimpanan dana di perbankan, baik yang ditawarkan konvensional seperti deposito maupun produk serupa dari bank syariah.

Cara mendapatkan sukuk

Salah satu sukuk terbaru yang dikeluarkan pemerintah Indonesia adalah Sukuk Tabungan 007 atau ST007 yang pemesanannya bisa dilakukan dengan dana minimal Rp 1 juta dan tenor 2 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Incar Sukuk Global, Bank Syariah Indonesia Mau Buka Cabang di Dubai?

Sukuk ST007 memiliki imbalan mengambang dengan batasan minimal (floating with floor) sebesar 5,50 persen p.a dan mengacu pada BI 7-Day Reverse Repo Rate.

Mengambang, artinya besaran imbalan Sukuk Tabungan akan disesuaikan dengan perubahan BI 7-Day Reverse Repo Rate setiap tiga bulan sekali.

Sukuk ST007 juga menawarkan imbalan minimal. Imbalan Minimal, artinya tingkat imbalan pertama yang ditetapkan akan menjadi imbalan minimal yang berlaku sampai dengan jatuh tempo.

Jika ingin memiliki sukuk (cara membeli sukuk), calon investor tinggal mendatangi bank atau perusahaan sekuritas yang ditunjuk pemerintah sebagai agen penjual sukuk atau mitra distribusi (midis).

Baca juga: Perbedaan Bunga Bank Konvensional Vs Bagi Hasil Bank Syariah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.