Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selama 2020, Penjualan Produk Rumah Tangga di Tokopedia Naik 2 Kali Lipat

Kompas.com - 09/02/2021, 18:14 WIB
Elsa Catriana,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tokopedia mencatatkan adanya peningkatan transaksi pada kategori Home & Living yang mencapai lebih dari dua kali lipat sepanjang 2020 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Category Development Senior Lead (Home & Living Category) Tokopedia, Fifa Italia mengatakan, peningkatan ini terjadi karena didorong dengan tingginya aktivitas masyarakat di rumah selama pandemi Covid-19.

“Bantal kasur, sapu otomatis, alat pel lantai, pompa galon elektrik dan air fryer menjadi beberapa produk yang paling banyak diburu masyarakat lewat kampanye Home Living SALEbrations tahun lalu,” ujar Fifa, mengutip siaran persnya, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: [POPULER MONEY] Cara Dapat Pinjaman Tanpa Agunan di BRI | Wishnutama Kembali Jadi Komisaris Tokopedia

Menurut Fifa, melalui Home Living SALEbrations, masyarakat semakin mudah mengakses beragam produk rumah tangga dari sejumlah pegiat usaha baik lokal maupun internasional.

Selain itu, Tokopedia kembali menghadirkan Home Living SALEbrations Special 2nd Anniversary yang berlangsung hingga tanggal 28 Februari 2021.

Dalam kampanye ini, masyarakat juga bisa menikmati berbagai penawaran menarik seperti promo cashback serta diskon Flash Sale hingga 90 persen.

Antusiasme masyarakat terhadap produk rumah tangga turut mendukung peningkatan transaksi bagi sejumlah pegiat usaha lokal.

Salah satunya pemilik usaha Kandura Studio yang merupakan penghasil berbagai koleksi perangkat makan yang terbuat dari bahan stoneware dan porselen.

Baca juga: Kembali Jadi Komisaris Tokopedia, Wishnutama: Im Back

Fauzy Prasetya yang merupakan owner dari Kandura Studio mengaku, sejak ikut bergabung dalam kampanye ini, dia mengalami peningkatan transaksi hampir 2,5 kali lipat.

"Kampanye Home Living SALEbrations, sangat membantu meningkatkan penjualan kami. Kampanye tersebut telah mendorong peningkatan transaksi toko kami hampir 2,5 kali lipat. Cukup terasa sih,” ujar Fauzy.

Tak hanya itu, pegiat usaha lokal lain yaitu Vassa Sofa yang memproduksi furnitur sofa, mencatatkan kenaikan transaksi hampir dua kali lipat selama mengikuti kampanye Home Living SALEbrations pada 2020.

“FINN Sofa Bed Floor Chair merupakan produk yang paling diburu masyarakat selama kampanye berlangsung,” ungkap Fiona, pemilik usaha Vassa Sofa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Turun Rp 8.000, Simak Detail Harga Antam 14 Juni 2024

Turun Rp 8.000, Simak Detail Harga Antam 14 Juni 2024

Spend Smart
Nomor Call Center Bank DKI, Bebas Pulsa?

Nomor Call Center Bank DKI, Bebas Pulsa?

Spend Smart
Awal Sesi, IHSG dan Rupiah Melemah Masih Lesu

Awal Sesi, IHSG dan Rupiah Melemah Masih Lesu

Whats New
Pilih 'Kawinkan' EXCL dengan Smartfren, Ini Alasan Axiata

Pilih "Kawinkan" EXCL dengan Smartfren, Ini Alasan Axiata

Whats New
Hasil Usaha DPLK Muamalat Tumbuh 36,6 Persen Per Kuartal I-2024

Hasil Usaha DPLK Muamalat Tumbuh 36,6 Persen Per Kuartal I-2024

Whats New
Bahan Pokok Jumat 14 Juni 2024: Harga Cabai Merah Keriting Naik, Tepung Terigu Turun

Bahan Pokok Jumat 14 Juni 2024: Harga Cabai Merah Keriting Naik, Tepung Terigu Turun

Whats New
IHSG Diperkirakan Masih Lesu, Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diperkirakan Masih Lesu, Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Kekhawatiran Lembaga Keuangan Dunia akan APBN Indonesia Era Prabowo

Kekhawatiran Lembaga Keuangan Dunia akan APBN Indonesia Era Prabowo

Whats New
Data Inflasi Topang Saham-saham di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Lagi

Data Inflasi Topang Saham-saham di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Lagi

Whats New
Apa Kabar Rencana Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat?

Apa Kabar Rencana Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat?

Whats New
Kalla Group Terapkan ESG dalam Pengembangan Bisnis dan Budaya Perusahaan

Kalla Group Terapkan ESG dalam Pengembangan Bisnis dan Budaya Perusahaan

Whats New
Kekhawatiran Pemerintah Indonesia Gagal Jadi Negara Maju

Kekhawatiran Pemerintah Indonesia Gagal Jadi Negara Maju

Whats New
OJK: Premi Asuransi 'Unitlink' Masih Alami Kontraksi

OJK: Premi Asuransi "Unitlink" Masih Alami Kontraksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ramalan Terbaru Bank Dunia terhadap Ekonomi Indonesia | Tawaran Program Prakeja bagi Gen Z yang Menganggur

[POPULER MONEY] Ramalan Terbaru Bank Dunia terhadap Ekonomi Indonesia | Tawaran Program Prakeja bagi Gen Z yang Menganggur

Whats New
Banyak Perusahaan Tekstil Lakukan PHK, Menaker: Hak-hak Pekerja Harus Diberikan

Banyak Perusahaan Tekstil Lakukan PHK, Menaker: Hak-hak Pekerja Harus Diberikan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com