TaniHub Ekspor Produk Pertanian ke UEA, Pemerintah Lihat Peluang Besar

Kompas.com - 21/04/2021, 20:11 WIB
Menkop Teten dalam  acara NGETEM X Lokal Heroes UKM (Ngopi Bareng Teten Masduki Bersama Finalis UKM Award dan Pahlawan Digital 2020) yang disiarkan secara virtual, Selasa (15/12/2020).  DOKUMENTASI HUMAS KEMENKOP UKMMenkop Teten dalam acara NGETEM X Lokal Heroes UKM (Ngopi Bareng Teten Masduki Bersama Finalis UKM Award dan Pahlawan Digital 2020) yang disiarkan secara virtual, Selasa (15/12/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi komitmen TaniHub Group sebagai digital platform berbasis pertanian yang melepas ekspor produk pertanian ke Uni Emirat Arab (UEA).

“TaniHub di usianya yang baru menginjak 4 tahun dan didominasi oleh anak-anak muda secara konsisten menunjukkan perkembangannya dalam upaya mewujudkan mimpi pertanian Indonesia untuk menjadi besar, modern dan maju,” kata Teten Masduki melalui siaran pers, Rabu (21/4/2021).

Beberapa waktu yang lalu, Teten berkesempatan untuk mengunjungi fasilitas Tanihub yaitu PPC di Malang, NFC di Cikarang yang keduanya merupakan infrastruktur yang mendukung terwujudnya supply chain pertanian yang terintegrasi.

Pelepasan ekspor produk pertanian kini kembali dibuka setelah sempat vakum akibat pandemi. Teten menilai, momentum ini menjadi suntikan semangat bagi para pelaku usaha pertanian.

Baca juga: Update 16 Bandara yang Sudah Buka Layanan Tes GeNose C19

“Produk pertanian Indonesia memiliki peluang besar untuk masuk ke pasar global melalui ekosistem yang telah dibangun oleh Tanihub Group,” jelas dia.

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan kontribusi UMKM terhadap ekspor di tahun ini meningkat menjadi 15,12 persen. Namun, khusus untuk sektor pertanian, masih banyak potensi ekspor produk pertanian yang belum dioptimalkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data International Trade Center (2020) menunjukkan potensi ekspor buah-buahan seperti nanas, pisang dan melon secara total mencapai 400 juta dollar AS atau setara Rp 5,6 triliun. Namun, nilai aktual ekspor baru mencapai 60 persen.

“Perlu kolaborasi antara pemerintah dengan platform agritech seperti Tanihub dengan model bisnisnya untuk mendampingi para petani dan pelaku UMKM lainnya untuk bisa masuk ke global value chain dan terintegrasi ke supply chain, sehingga mampu menjangkau permintaan pasar yang lebih luas dan memastikan produk pertanian kita terserap secara maksimal,” ungkap Teten.

Teten berharap ekspor kali ini dapat disusul oleh ekspor berikutnya dari produk UMKM, demi meningkatkan kesejahteraan petani, mendorong UMKM semakin unggul dan memulihakan ekonomi.

Baca juga: Nasabah Komplain soal Unit Link, Ini Respons Bos Prudential

CEO TaniHub Group Pamitra Wineka mengatakan, potensi pertanian Indonesia sangat besar tapi kesiapan petani Indonesia belum mencukupi.

“Kami sejak awal berkomitmen membantu petani mendapatkan market dan dapat mengakses modal juga sehingga kami juga mengembangkan TaniFund, agar petani bisa membeli bibit berkualitas sehingga menghasilkan grade A dan B,” kata dia.

Terbaru, TaniHub mengembangkan TaniSupply yang memfasilitasi logistik dari lahan petani sebelum sampai ke costumer. Ini menjadi solusi mengingat selama ini produk pertanian rentan rusak dan tidak tahan lama.

Baca juga: BUMN Ini Ekspor 176 Ton Teh ke AS untuk Pasokan Starbucks

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.