Inflasi Terjaga dan Dukung Pemulihan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,5 Persen

Kompas.com - 19/10/2021, 15:18 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat memberikan sambutan secara daring. DOK. BIGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat memberikan sambutan secara daring.

Pada September 2021, Indonesia kembali membukukan surplus neraca perdagangan sebesar 4,37 miliar dollar AS.

"Kinerja tersebut didukung peningkatan ekspor komoditas utama, seperti CPO, batu bara, kimia organik, dan bijih logam, di tengah kenaikan impor, terutama bahan baku, seiring dengan perbaikan ekonomi domestik," ujar Perry.

Selain itu, arus modal asing masih mengalir ke Indonesia hingga Oktober. Bank sentral mencatat, net inflows sebesar 0,2 miliar dollar AS dari tanggal 1 Oktober sampai dengan 15 Oktober 2021.

Baca juga: Viral soal Uang dengan Cap ADS, BI: Kami Tidak Mengecap Uang yang Beredar

Lalu, posisi cadangan devisa pada akhir September 2021 meningkat menjadi sebesar 146,9 miliar dollar AS atau setara dengan pembiayaan 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan pembiayaan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Ke depan defisit transaksi berjalan diperkirakan akan lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, menjadi di kisaran 0 sampai 0,8 persen dari produk domestik bruto," kata Perry.

Kemudian, BI mencatat pergerakan nilai tukar rupiah relatif terkendali. Ini terefleksikan dengan penguatan nilai tukar rupiah pada 18 Oktober 2021 sebesar 1,44 persen secara point to point dan 0,33 persen secara rerata dibandingkan posisi akhir Agustus 2021.

"Penguatan nilai tukar rupiah, didorong dengan berlanjutnya aliran masuk modal asing dengan persepsi positif perekonomian domestik, menariknya imbal hasil domestik, terjaganya imbal hasil valas domestik, dan langkah-langkah yang ditempuh Bank Indonesia," tutur Perry.

Terakhir, indeks harga konsumen (IHK) dinilai tetap terkendali. Tercatat pada September 2021 terjadi deflasi sebesar 0,04 persen secara month to month dan 1,6 persen secara year on year.

Baca juga: Bos BI: Semoga di Triwulan III Ini Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5 Persen...

"Dengan perkembangan tersebut inflasi diperkirakan berada di bawah titik tengah kisaran sasaran 3 persen plus minus 1 persen pada 2021," ucap Perry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.