Kompas.com - 28/10/2021, 14:18 WIB
Ilustrasi penjualan sukuk. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi penjualan sukuk.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan kembali menarik utang baru melalui lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (2/11/2021) pekan depan.

Target indikatif lelang kali ini senilai Rp 4 triliun.

Seri SBSN yang akan dilelang kali ini adalah seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan Project Base Sukuk (PBS).

Baca juga: Tingkat Imbalan Lelang Sukuk Negara pada 2 November 2021

"Lelang SBSN akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai agen lelang SBSN," kata Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam siaran pers, Kamis (28/10/2021).

Nantinya, akan ada 5 seri sukuk yang dilelang, yakni SPN-S 04052022, PBS031, PBS032, PBS029, dan PBS028. Lelang akan terlaksana pada Selasa, 2 November 2021 pukul 09.00–11.00 WIB dengan tanggal setelmen 4 November 2021.

Untuk seri SPN-S 04052022, tanggal jatuh temponya pada 6 April 2022 dengan kupon diskonto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara tanggal jatuh tempo untuk seri PBS031 adalah 15 Juli 2024 dengan kupon penawaran 4 persen.

Adapun seri PBS032 jatuh tempo tanggal 15 Juli 2025 dengan kupon 4,875 persen, PBS029 jatuh tempo tanggal 15 Maret 2034 dengan kupon 6,37 persen, dan PBS028 tanggal 15 Oktober 2046 dengan kupon 7,75 persen.

Baca juga: Pemerintah Serap Rp 5 Triliun dari Lelang Sukuk Negara

"Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price)," sebut DJPPR.

Pada prinsipnya, semua pihak baik investor individu maupun institusi dapat menyampaikan penawaran pembelian dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui dealer utama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.